Tutup DAPATKAN BUKU:

Karya Sastra, Seni Budaya, Jurnalistik dan lain sebagainya

Kontak: 081365007573

Riau

Gaji Guru Bantu Cair Dua Tahap

  PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Selama 2014, Pemprov Riau menyiapkan anggaran total sebesar Rp100,5 miliar untuk gaji ribuan Guru Bantu (GB) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Riau. Hingga Ra

Pekanbaru

LPJU Dibiarkan Padam

 Lampu penerangan jalan umum di Jalan HR Soebrantas tidak menyala di malam hari sehingga kondisi di sekitar jalan menjadi gelap. Foto: teguh prihatna/riau pos   PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Lampu penerangan jalan umum (LPJU) di sejumlah ruas jalan protokol seperti Jalan HR Soebrantas dan Soekarno Hatta tid

Nasional

Gara-gara Jersey Liverpool, Dahlan Iskan Ra ...

  TANGERANG (JPNN.COM) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan punya beberapa alasan mengapa pagi hari ini 24/4) mengelar rapat p

OPINI PEMBACA

Mungkinkah Kita Sudah Kafir?

BILA kita mau merenung dan memikirkan secara sungguh-sungguh, mencari jawaban untuk pertanyaan “mengapa atau apa penyebab dari semua bencana yang menimpa manusia? maka jawabannya hanya satu, yaitu karena hukum tidak ditegakk


Brunei Vs Indonesia, Ajang Pembuktian

Rabu, 26 September 2012 15:12 | Olahraga | Redaksi

BANDARSERIBEGAWAN - Langkah timnas untuk menambah poin FIFA terbuka lebar. 

Menantang tuan rumah Brunei Darussalam di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, malam nanti, tim Merah Putih optimis bakal meraih kemenangan. 

“Kami akan melakukan yang terbaik. Kami yakin anak-anak bisa meraih hasil maksimal,” kata pelatih timnas Nilmaizar saat ditemui JPNN, sebelum berangkat ke Brunei.

Meski diharuskan meraih kemenangan, bukan berarti timnas bakal menang dengan mudah. Pasalnya, sampai saat ini Nil mengakui anak didiknya masih ada kekurangan. Selain mental bertanding, Wahyu Wiji Astanto dkk masih kurang tajam.

Terbukti, dalam beberap kali uji coba timnas sangat kesulitan untuk mencetak gol. Dua pertandingan terakhir, melawan timnas Korea Utara dan Vietnam, tim Merah Putih tak mampu mencetak gol meskipun peluang banyak tercipta.

“Kami akan kerja keras untuk menang. Kami berharap anak-anak bisa lebih efektif, lini depan semakin tajam,” ujar Nil.

Dia meminta anak didiknya bisa menguasai bola lebih lama dan lebih tenang dalam bermain. Sebab, melawan dua tim sebelumnya para penggawa timnas dianggap terlalu terburu-buru sehingga tak bisa memaksimalkan peluang matang yang didapat.

Mengenai kekuatan Brunei, Nil mengaku minim informasi. Tapi, dia telah memiliki gambaran setelah timnas U-21 takluk dari tim Brunei dalam ajang Piala Sultan Hassanal Bolkiah Maret lalu. 

Pasalnya, beberapa pemain yang tampil saat itu akan tampil pula dalam pertandingan kali ini. “Saya melihat ketika lawan timnas U-21. Belum pernah kami lawan mereka, tapi saya sudah siapkan strategi,” ucapnya.

Dalam lawatan kali ini, Timnas senior harusnya bisa mengasah ketajaman lini depannya. Sebab, dalam laga sebelumnya tim Brunei dihajar oleh tim Malaysia U-23 dengan skor telak 1-4. 

Dengan materi lebih senior, Indonesia layak diunggulkan dan berharap mencetak lebih dari satu gol ke gawang Brunei.

Sementara itu, pelatih timnas Brunei Kwon Oh-Son menegaskan bahwa timnya tak takut melawan Indonesia. Apalagi, dia telah berpengalaman mengalahkan timnas Indonesia U-21 dengan skor 2-0 saat berhadapan di Piala Sultan Hassanal Bolkiah. 

“Kami tidak takut melawan negara manapun,” katanya seperti dilansir Brunei Times.

Menurut pelatih asal Korsel tersebut, tim Indonesia bukanlah tim yang tak bisa dikalahkan. Dia yakin, dengan dukungan penonton timnya berpeluang untuk mengulang kesuksesan saat menudukkan timnas U-21 lalu.(aam/jpnn)

 

 

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.