Tutup DAPATKAN BUKU:

Karya Sastra, Seni Budaya, Jurnalistik dan lain sebagainya

Kontak: 081365007573


Riau

Rumit, Syarat CPNS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi saat mengakses website panselnas Menpan membuat ratusan pelamar CPNS kebingungan. Hal ini terlihat di hari pertama, Sabtu (20/9) sa

Pekanbaru

Pesawat Dara Air Meledak di Bandara SSK II P ...

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pesawat Dara Air jenis B737-900-ER dengan nomor penerbangan DRA 128 route Jakarta-Pekanbaru meledak dan terbakar di  shoulder area Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanb

Nasional

Kalau Ada Jatah-jatahan, Bukan Koalisi Tanpa ...

Pasangan presiden-wapres terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Foto: dok.JPNN JAKARTA - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menilai, ada sisi positif dan negatif dari pengumuman komposisi menteri yang disampaikan

OPINI PEMBACA

Redesign Pilkada

Pertama, pijakan kita tentu berangkat dari uji materi judicial review/JW) UU Nomor 42/2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) oleh Koalisi Masyarakat Sipil (Effendi Gazali) pada 2013 lalu. Salah satu poinnya, meminta MK membatalkan sejumlah pasal dalam UU tersebut. Yaitu Pasal 3 ayat (5) UU PPWP yang menyatakan; Pilpres dilaksanakan setelah pemilu DPR, DPD, dan DPRD....


PT MAN Bantah Pernyataan Kades Payung Sekaki

Rabu, 01 Agustus 2012 12:13 | Rokan Hulu | Riau Pos



PEKANBARU - PT Merangkai Artha Nusantara (PT MAN) membantah pernyataan Kepala Desa Payung Sekaki Kecamatan Tambusai Utara, yang mengatakan perusahaan melakukan sweeping ke desanya.

Seperti yang diberitakan, Senin (30/7), Kepala Desa, Jon Hendri Lubis menyebut, sejumlah karyawan dengan menenteng laras panjang masuk ke desa dan membuat masyarakat jadi takut.

Pihak perusahaan, seperti yang disebutkan Manajer Kebun dan PKS, Junaidi Ilyas tidak pernah melakukan sweeping apalagi dengan menggunakan senjata.

Tidak pernah ada baik karyawan maupun aparat atas permintaan perusahaan yang menakut-nakuti warga. Karyawan dengan desa-desa di daerah kebun kami memiliki pergaulan seperti biasa dan tetap menunjukan keramahan. Kalaupun ada pengamanan, itu prosedur patroli keamanan perusahaan layaknya perusahaan lain yang mengamankan arealnya,’’ kata Junaidi, Selasa (31/7).

Mengenai persoalan yang timbul dijelaskan kuasa hukum perusahaan, Sanggam Marbun SH. Disebutkannya, tahun 1995 PT MAN mengadakan perjanjian untuk pembangunan perkebunan kelapa sawit dengan petani plasma sistem KKPA.

Di dalam perjanjian itu ada tertulis jika masyarakat tidak dapat menyediakan lahan inti kepada perusahaan, maka masyarakat membagikan lahan melalui perbandingan 50:50 dengan perusahaan.

‘’Lalu melalui perjanjian itu dikumpulkanlah setifikat tanah warga sehingga di kemudian hari kerja sama itu menghasilkan sehingga perusahaan dan warga sama-sama menikmatinya. Ternyata ada hal yang tidak dipenuhi warga, lalu tahun 2006 ada lagi kesepakatan lahan yang dibagi menjadi 60 persen warga, 40 persen perusahaan,’’ kata Sanggam.

Agar kepemilikan tertib dan sesuai dengan kenyataan terkini, maka sertifikatnya harus diperbarui. Untuk memperbaruinya mesti melalui proses pemutihan.

‘’Nah, proses pemutihan ini harus pula ada SK bupati sebagai syarat ke BPN. SK Nomor 509/2010 ini dipakai oleh Jon Hendri Lubis sebagai dasar mereka mengklaim memiliki lahan di areal milik perusahaan. Yang sangat disayangkan, SK itu keluar dengan nama-nama petani yang bukan peserta KKPA seperti yang disepakati pada 1995 dulu. Lebih sayangnya lagi, di atas tanah yang sudah bersertifikat ini dikeluarkan pula SKT oleh Kepala Desa. Akibat klaim yang dilakukan pihak Jon Lubis, pengurusan sertifikat termasuk untuk petani plasma jadi tersendat,’’ ujar Sanggam.

Sehingga baik Junaidi maupun Sanggam mengatakan bahwa apa yang disampaikan Kepala Desa merupakan hal yang tidak benar dan malah bertolak belakang dengan kejadian sebenarnya. ‘’Jadi kami membantah keterangan yang disampaikan Kepala Desa,’’ katanya.(fas/rpg)



Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.

Check PageRank