Tutup DAPATKAN BUKU:

Karya Sastra, Seni Budaya, Jurnalistik dan lain sebagainya

Kontak: 081365007573


Riau

Untung Bertuah Belum Terhadang

 Seorang anak melihat miniatur jalur yang terbuat dari kayu alam dipajang untuk dijual di tepian Narosa Teluk Kuantan. Foto: teguh prihatna/riau pos   TELUK KUANTAN (RIAUPOS.CO) - Sang juara bertahan, Jalur Untung Bertuah dari Danau Baru Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, belum terhadang

Pekanbaru

Razia Spa, 19 Wanita dan 10 Pria Diamankan

 Sejumlah wanita dan pria diamankan di Kantor Satpol PP Pekanbaru saat tim yustisi melakukan razia di tempat spa di Jalan Tuanku Tambusai, Kamis (21/8/2014). Foto: defizal/riau pos   PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tim Yustisi Pekanbaru menggelar razia di dua tempat spa and massage yakni Grand Diamond Spa dan Glamor Spa, Jalan Tua

Nasional

MK Kukuhkan Jokowi-JK Pemenang Pilpres 2014 ...

 Putusan Sidang MK Kukuhkan Jokowi-JK Pemenang Pilpres 2014. JPNN.com   JAKARTA (JPNN.COM) - Mahkamah Konstitusi mengukuhkan kemenangan pasangan calon presiden nomor urut dua, Joko Widodo-Jusuf Kalla. Pengukuhan it


Anggota Brimob Polda Riau Rubuh Ditembak Perampok di Perhentian Raja

Rampok Toko Mas, Senjata Laras Panjang Aparat Dirampas

Selasa, 19 Juni 2012 11:33 | Hukum Kriminal | Riau Pos
BRIMOB GELEDAH: Anggota Brimob Polda Riau merazia setiap orang, kendaraan yang melintas di blok kebun sawit PIR III PTPN-V Desa Sialang Kubang Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (16/6/2012). Empat perampok toko mas belum berhasil ditangkap.(foto aznil fajri/riau pos) Perbesar Gambar


 
PEKANBARU, RPO - Satu anggota Brimob Polda Riau yang sedang bertugas di lokasi perkebunana PTPN-V PIR III Desa Sialang Kubang Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar, Riau Briptu Sardianto rubuh ditembak empat kawanan rampok toko mas Surya Murni milik Alex Gindo dan Toko Mas Gemar Jaya di desa itu, Sabtu pagi (16/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Sebanyak 3 Kg emas berhasil dilarikan perampok nilai kerugian miliaran rupiah.

Kronologis kejadian pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB pemilik toko mas baru buka toko mas nya. Sekitar pukul 09.00 WIB datang empat orang pemuda naik dua sepeda motor revo hitam memiliki nopol memakai penutup muka sebo hitam dan memakai helem mendatangi toko mas tersebut. Hari Sabtu ini adalah hari pasar dan ramai penduduk. Lokasi toko mas yang dirampok berada di keramaian pasar ini.

Kebetulan toko emas dijaga oleh aparat Brimob Sardianto dia tak berpakaian baju dinas tapi memakai kaos oblong Brimob. Tiba-tiba didatangi empat kawanan rampok bersenjata api. Ada dua pistol dan satu senjata api laras panjang. Kawanan lain menguras emas di dalam ruko, dan dua orang merampas senjata laras panjang Briptu Sardianto. Senjata anggota Brimob berhasil dilarikan penjahat. Sebelumnya letusan senjata api perampok mengenai kaki Bribtu Sardianto. Dua peluru tajam menembus kaki Sardianto dan Sardianto berlari menyelamatkan diri. Di keramaian hari pasar itu kawanan rampok melepaskan tembakan ke udara sehingga ratusan masyarakat yang memenuhi pasar di kampung ini tiarap.

''Menunduk-menunduk, tiarap semua, tar.....tar....taaarrr....taaarr.....taarrr....taarrrr....,'' demikian bunyi suara letusan senjata api laras panjang perampok meledak berkali-kali di tengah pasar itu. Menurut saksi mata Ny Devi yang berprofesi sebagai pedagang isi ulang Ponsel di pasar itu dia menyaksikan Bribtu Sardianto berlari menyelamatkan diri setelah ditembak perampok itu. ''Baju kaos anggota Brimob itu robek-robek sepertinya barusan berkelahi dengan perampok itu di depan toko emas Surya. Perampok itu empat orang pakai dua sepeda motor Revo, pakai penutup muka sebo hitam dan helm. Usai melepaskan tembakan berkali-kali ke udara di depan pasar itu kawanan rampok itu melarikan diri. semua disuruh tiarap, saya tak tiarap,'' kata Ny Devi.

Dalam pengamatan Riau Pos Online di lokasi kejadian Sabtu siang (16/6) tadi, beberapa anggota Brimob Polda Riau masih menyisir blok demi blok kebun sawit PTPN-V ini. Namun empat kawanan rampok belum ditemukan. Sementara Briptu Sardianto yang tertembak di kaki dirawat di RS Awal Bros Pekanbaru. Briptu Sardianto banyak mengeluarkan darah dan memerlukan transfusi darah. Tim dokter nampak sibuk mencari tambahan darah untuk korban.(azf/rpg)



Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.