Riau

80 Ribu Warga di Riau Membiru

 PEKANBARU — Sekitar 80 ribu warga Pekanbaru mengikuti jalan santai yang digelar oleh DPD Partai Demokrat Riau dengan tema ”Riau Membiru”. Ini sesuai dengan jumlah tiket yang di

Pekanbaru

Graha Pena Pekanbaru Dibangun 11 Lantai

PEKANBARU - Ahad (20/5) ini menandakan dimulainya pembangunan gedung Graha Pena Pekanbaru yang akan menjadi gedung Riau Pos Media Group (RPMG). Graha

Nasional

Identifikasi Jenazah Tuntas

 Tim DVI (Disaster Victim Identification) sedang membawa jenazah korban pesawat Shukoi Superjet 100 dari tenda identifikasi menuju ruang jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta - Timur, Senin (14/05). Foto : Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/JPNN JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Rusia mengaku telah berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban. Sesuai manife

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Proyek Irigasi di Rohul Terbengkalai

Jum´at, 05 Agustus 2011 16:07 | Rokan Hulu | Infrastruktur | Riau Pos

PASIRPENGARAIAN - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Rohul mendesak kontraktor pelaksana menuntaskan pembangunan bendungan irigasi dan saluran primer Sungai Dua dan Sungai Limau di Desa Sungai Salak Kecamatan Rambah Samo.

Pasalnya, proyek bendungan irigasi yang dibiayai dari bantuan dana hibah Negara Jepang Rp45 miliar itu masih terbengkalai.

Padahal, proyek yang telah dilaksanakan kontraktor pada  2005, seharusnya berakhir pada 31 Desember lalu. Akibatnya,  rencana Pemkab untuk mencetak baru seluas 1.200 hektare di lima desa se-Kecamatan Rambah Samo ditunda.

‘’Kita minta Dinas PU Provinsi Riau  mendesak kontraktor pelaksana menyelesaikan pembangunan bendungan irigasi, serta saluran primer dan skunder Sungai Dua dan Sungai Limau tersebut. Karena, air irigasi ini sangat diharapkan dan ditungu-tunggu oleh petani di Kecamatan Rambah Samo yang merupakan daerah yang sangat berpotensi dalam pengembangan persawahan,’’ ungkap Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Rohul Ir Sri Hardono MM kepada Riau Pos, Rabu (3/8) di Pasirpengaraian.

Menurutnya, bila bendungan irigasi ini selesai, air tersebut akan dialirkan kelahan persawahan petani di lima desa di Rambah Samo yakni Karya Mulya, Pasir Makmur, Rambah Utama, Marga Mulya, dan Langkitin.  Kelima desa tersebut merupakan daerah yang memiliki potensi pengembangan persawahan.

‘’Ada sekitar 1.200 hektare sawah yang akan dicetak baru di lima desa di Rambah Samo. Namun, pelaksanaannya masih tergantung dari penyelesaian bendungan irigasi di Sungai Dua dan Sungai Limau. Kapasitas air ini bisa memenuhi lahan pertanian di Rambah Samo,’’ katanya.

Sri optimis, bila bendungan ini terealisasi, target untuk mewujudkan Rohul swasembada beras pada 2013 mendatang dapat tercapai. Sebab, timbulnya alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan selama ini  akibat tidak terurusnya jaringan irigasi. Karenanya, Pemkab komit memperhatikan perbaikan jaringan irigasi.

Kepala UPTD Pertanian Wilayah I Kecamatan Rambah Samo-Rambah Umzakirman yang dikonfirmasi Riau Pos, kemarin, menyebutkan, pembangunan bendungan irigasi dan saluran primer dan skunder di Sungai Salak Kecamatan Rambah Samo belum tuntas.

‘’Saat ini tidak ada aktivitas di bendungan. Terakhir Januari 2011, kontraktor tidak bekerja lagi sampai hari ini untuk menyelesaikan proyek yang dibiayai melalui dana hibah Negara Jepang tersebut,’’ ujarnya.( engki putra prima/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.