Riau

80 Ribu Warga di Riau Membiru

 PEKANBARU — Sekitar 80 ribu warga Pekanbaru mengikuti jalan santai yang digelar oleh DPD Partai Demokrat Riau dengan tema ”Riau Membiru”. Ini sesuai dengan jumlah tiket yang di

Pekanbaru

Graha Pena Pekanbaru Dibangun 11 Lantai

PEKANBARU - Ahad (20/5) ini menandakan dimulainya pembangunan gedung Graha Pena Pekanbaru yang akan menjadi gedung Riau Pos Media Group (RPMG). Graha

Nasional

Identifikasi Jenazah Tuntas

 Tim DVI (Disaster Victim Identification) sedang membawa jenazah korban pesawat Shukoi Superjet 100 dari tenda identifikasi menuju ruang jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta - Timur, Senin (14/05). Foto : Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/JPNN JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Rusia mengaku telah berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban. Sesuai manife

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Dumai dan Selatpanjang Tergenang

Jum´at, 05 Agustus 2011 15:52 | Dumai | Lingkungan | Riau Pos
Hujan yang turun beberapa jam membuat daerah perkotaan tergenang seperti di Jalan Sungai Masang Kelurahan Buluh Kasap, Dumai, Kamis (4/8/2011). (Foto: M NIZAR/RIAU POS) Perbesar Gambar

DUMAI - Hujan yang turun Kamis (4/8) pagi mampu menghilangkan kabut yang membalut udara Dumai tiga hari belakangan.

Hanya saja, karena hujan sepanjang tiga jam lebih itu cukup lebat, menyebabkan Dumai pun tenggelam. Pemukiman dan sejumlah ruas jalan terendam banjir.

Nyaris semua jalan dalam kota yang terendam banjir. Pada sejumlah jalan protokol seperti Jalan Sudirman pada beberapa lokasi, Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanuddin, Jalan Yos Sudarso adalah kawasan yang terendam cukup parah.

Di Jalan Sultan Syarif Kasim, tepat di depan Kantor Telkom Dumai, adalah kawasan kerendahan yang bila hujan turun tidak lama pun akan langsung terendam. Pagi kemarin, ketinggian rendaman air cukup tinggi. Terbukti, sejumlah sepeda motor yang kurang hati-hati, tampak tidak bisa jalan karena terendam air.

‘’Wah, bikin kacau banjir ini. Bisa terlambat ke sekolah karena motor mogok begini,’’ gerutu seorang siswa SMA yang motornya mogok di Jalan Sultan Syarif Kasim.

Wali Kota Dumai, H Khairul Anwar kepada Riau Pos meminta agar masyarakat bersabar dulu, karena usaha pemerintah untuk meminta perusahaan bekerja sama membantu mengatasi masalah banjir sampai saat ini masih terus berjalan.

‘’Masalah penanggulangan banjir, saat ini sedang kita usahakan dengan PT Pelindo, memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, saya minta dengan sangat-sangat, masyarakat untuk bersabar,’’ kata Wali Kota.

Sementara itu Kadis PU Kota Dumai, Zulkifli Said menyebutkan saat ini pemerintah Dumai masih membuat Detail Engineering Design (DED), untuk kemudian diajukan ke pusat.

‘’Kita tidak mau gegabah menangani masalah banjir, saat ini memang sedang kita buat DED nya, untuk pembuatan DED ini kita bebankan kepada APBD untuk membayar konsultan, selanjutnya baru nanti setelah DED nya selesai akan kita ajukan ke pusat,’’ urai Zulkifli

Selatpanjang Banjir
Setelah seharian diguyur hujan lebat, sebagian Kota Selatpanjang pun terendam air. Akibatnya, sebanyak puluhan ruko dan rumah terendam.

Hujan mulai pagi, Kamis (4/8) hingga petang. Bahkan sampai malam hari hujan masih terus turun walaupun tidak selebat di pagi hari.

Dari pantaaun Riau Pos, setidaknya di Jalan Imam Bonjol, Jalan Siak, dan Jalan Diponegoro digenangi oleh air hujan yang turun dalam jumlah yang banyak.

Salah seorang warga Selatpanjang yang rukonya terendam air, Muja (19) menyebutkan, bahwa hal itu dipicu dari drainase di depan ruko tidak lancar. Sehingga air hujan masuk ke  dalam ruko, karena tidak tertampung di drainase.

‘’Ruko kami lebih rendah dari jalan, dan drainase sendiri. Kita sudah mengantisipasi dengan meninggikan teras ruko dari jalan. Tapi karena air yang turun sangat banyak, ya mau tak mau air harus masuk ke ruko. Ketinggian air masuk ke ruko kami mencapai 30 cm,’’ ungkap Muja, saat ditemui saat sedang menguras air yang masuk ke rukonya.

Dibeberkan Muja, parahnya sebelum air di drainase belum mengering, maka air yang berada di dalam ruko tidak akan berkurang. Bahkan terus bertambah, seiring masih turunnya hujan.

Di satu sisi hujan menjadi nikmat yang diharapkan karena dapat mengatasi persoalan air bersih bagi masyarakat. Kendatipun begitu, di sisi lainnya hujan menjadi bencana yang dapat menjadikan sebagian daerah di Selatpanjang menjadi tergenang dan berakibat banjir.(afrimen/m nizar/a yuliar/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.