Riau

80 Ribu Warga di Riau Membiru

 PEKANBARU — Sekitar 80 ribu warga Pekanbaru mengikuti jalan santai yang digelar oleh DPD Partai Demokrat Riau dengan tema ”Riau Membiru”. Ini sesuai dengan jumlah tiket yang di

Pekanbaru

Graha Pena Pekanbaru Dibangun 11 Lantai

PEKANBARU - Ahad (20/5) ini menandakan dimulainya pembangunan gedung Graha Pena Pekanbaru yang akan menjadi gedung Riau Pos Media Group (RPMG). Graha

Nasional

Identifikasi Jenazah Tuntas

 Tim DVI (Disaster Victim Identification) sedang membawa jenazah korban pesawat Shukoi Superjet 100 dari tenda identifikasi menuju ruang jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta - Timur, Senin (14/05). Foto : Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/JPNN JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Rusia mengaku telah berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban. Sesuai manife

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Jalan Maredan- Siak Rusak Berat

Rabu, 03 Agustus 2011 12:20 | Siak | Riau Pos

SIAK - Kondisi Jalan Simpang Maredan sampai ke simpang Siak atau tepatnya dari arah Perawang menuju ke Pelabuhan Tanjung Buton, sangat memprihatinkan.

Pasalnya di sepanjang ruas jalan milik Provinsi Riau tersebut dipenuhi lubang menganga, yang dalamnya bervariasi mencapai 30 Cm.

Kondisi jalan yang rusak parah tersebut, tentu sangat membahayakan nyawa manusia, khususnya pengemudi kendaraan bermotor jenis roda dua dan empat.

Apalagi menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri nantinya, tentu sangat rawan kecelakaan. Karena masyarakat pengguna jalan tersebut akan meningkat aktivitasnya, jika dibandingkan hari-hari biasa.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah ruas jalan yang dipenuhi lubang, terdapat di jalan Simpang Maredan-Km 11, Kotogasib. Meski kondisi lubangnya berada dalam jarak beberapa kilometer, tapi kondisinya cukup membahayakan.

Bahkan lubang menganga yang cukup banyak mulai dari Km 11 sampai ke Simpang Siak, kondisi lubangnya cukup dalam dan tidak ada upaya maupun aktivitas penimbunan yang dilakukan pemerintah.

Andi, salah seorang warga Dayun, yang melihat kondisi jalan di daerahnya cukup parah mengatakan, kerusakan jalan itu sudah berlangsung lama. Bahkan sampai saat ini belum ada upaya perbaikan, padahal lubangnya semakin hari semakin dalam.

Apalagi kalau hujan, tentu membuat lubang dan jalan semakin rusak membahayakan pengendara. ‘’Kita mengharapkan agar jalan tersebut segera diperbaiki, sehingga kita bisa dengan nyaman melintas di jalan tersebut,’’ ujarnya.

Terhadap persoalan itu, Kadis PU Siak Ir H Irving Kahar Arifin ME yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, untuk perbaikan jalan itu tetap dilakukan, walaupun jalan itu statusnya adalah jalan milik Provinsi Riau. (ksm/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.