Tutup DAPATKAN BUKU:

Karya Sastra, Seni Budaya, Jurnalistik dan lain sebagainya

Kontak: 081365007573

Riau

Kemarau Mulai Ancam Riau

  PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mengimbau seluruh instansi yang berkompeten di bidangnya untuk mengan

Pekanbaru

Ceceran Tanah di Jalan Dikeluhkan

 Ceceran tanah timbun di Jalan Soekarno-Hatta, dekat Indogrosir dikeluhkan pengendara, Jumat (18/4/2014). Foto: LUKMAN PRAYITNO/RIAU POS   PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Lebih dari sepekan terakhir, pengendara yang melintas di Jalan Soekarno Hatta samping Indogrosir mengeluhkan ceceran

Nasional

Dahlan Iskan: Ada Teknologi, Petani Bisa Hem ...

 Menteri BUMN Dahlan Iskan melihat alat pengering padi yang dibuat mahasiswa Universitas Brawijaya. Foto: jpnn   BANGKALAN (JPNN.com) - Pagi sekitar pukul 09.30 WIB Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tiba di Desa Plakaran, Kecamatan Aros

OPINI PEMBACA

Mungkinkah Kita Sudah Kafir?

BILA kita mau merenung dan memikirkan secara sungguh-sungguh, mencari jawaban untuk pertanyaan “mengapa atau apa penyebab dari semua bencana yang menimpa manusia? maka jawabannya hanya satu, yaitu karena hukum tidak ditegakk


33 Pejabat Eselon II Riau Dilantik

Minggu, 04 Maret 2012 19:35 | Riau | Riau Pos


PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi Riau H Wan Syamsir Yus, Jumat (2/3), melantik 33 pejabat eselon II Pemerintah Provinsi Riau.

Beberapa wajah baru dari Pemerintah Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar turut menghiasi formasi baru di awal tahun 2012 ini.

Beberapa wajah baru yang masuk sistem itu adalah mantan Kepala Badan Pelayanan Terpadu Pemko Pekanbaru, Edi Satria. Ia diberi amanat menjadi Kepala Biro Administrasi dan Kesejahteran Rakyat Setdaprov Riau.

Selain itu, mantan Kepala Bagian Administrasi dan Kemasyarakatan Pemko Pekanbaru, M Guntur dipercaya menjadi Kepala Biro Tata Pemerintahan Setdaprov Riau. Sedangkan Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, HM Wardan juga kembali menjadi Kepala Dinas Pendidikan Riau.

Tidak hanya itu, mantan Staf Ahli Pemko Pekanbaru, Noverius juga turut dilantik sebagai Direktur Keuangan RSUD Arifin Ahmad. Dari Kabupaten Kampar, mantan Sekretaris Daerah Kampar, Zulher juga dipercaya menjadi Kepala Dinas Perkebunan Riau.

Selebihnya, merupakan pergeseran jabatan dan mengisi beberapa kekosongan jabatan yang ditinggal pensiun oleh pejabatnya. Sebut saja, Zulkarnaen Kadir menjadi Sekretaris Dewan, Akmal JS sebagai Kepala Badan Lingkung Hidup, Zaini Ismail sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Said Saqlul Amri sebagai Kepala Dinas Sosial, Kasmiyanto sebagai Kepala Biro Administrasi dan Ekonomi, Rusli M sebagai Kepala Biro Umum, Surya Maulana sebagai Kadishub, Alimuddin menjadi Kepala BP2T dan beberapa pergeseran posisi lainnya.

Meskipun sempat diwarnai insiden ‘perang’ mulut antara Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit dengan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, H Wan Syamsir Yus prosesi pengukuhan pejabat eselon II tetap dilanjutkan. 21 eselon 2A dan 12 eselon 2B dilantik dengan mengacu pada Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau M Rusli Zainal Nomor: KPTS 159/II/2012 tertanggal 24 Februari 2012.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, H Wan Syamsir Yus menilai proses promosi dan mutasi di lingkungan pemerintahan merupakan hal yang biasa. Upaya itu dilakukan untuk penyegaran dan optimalisasi kinerja aparatur pemerintah.

‘’Tidak ada yang luar biasa dalam mutasi dan promosi. Ini dilakukan dengan beberapa pertimbangan, seperi mengisi beberapa posisi yang kosong dan optimalisasi kinerja,’’ papar mantan Wali Kota Dumai ini.

Untuk itu, Wan Syamsir menginstruksikan agar seluruh pejabat eselon II yang telah dilantik untuk melaksanakan amanah yang diberikan secara maksimal dan bertanggung jawab. Sehingga dapat mendukung program-program prioritas di Provinsi Riau.

Kepala Dinas Pendidikan HM Wardan, mengaku telah melakukan koordinasi dengan Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT. Menurutnya, surat pengajuan pindah ke Pemprov Riau sudah dilayangkan beberapa waktu lalu.

Dia juga mengaku tidak mendapat intervensi untuk langkah yang ditempuhnnya. ‘’Semua sudah dikoordinasikan. Hubungan saya dengan Pak Firdaus baik-baik saja. Saya pikir banyak yang dapat dikembangkan di provinsi,’’ papar Wardan yang kembali pada jabatan semula, yakni Kepala Dinas Pendidikan Riau.

Kepala Biro Tata Pemerintahan Setdaprov Riau yang baru dilantik, M Guntur saat ditemui usai pelantikan mengatakan pihaknya akan melaksanakan amanah yang diberikan secara maksimal.

Dia juga berkomitmen untuk melanjutkan program-program yang positif. ‘’Kita akan koordinasikan dengan pejabat yang lama. Intinya tidak perlu santai, langsung tancap gas, karena Pemerintahan harus tetap berjalan,’’ papar mantan Camat Kota Pekanbaru itu.

Insiden Kecil
Di sela-sela proses pelantikan sempat terjadi insiden kecil antara Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit dan Sekdaprov Riau H Wan Syamsir Yus di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah.

Saat protokol membacakan susunan pejabat yang dilantik —ketika itu, Wan Syamsir Yus sedang memimpin pelantikan—, tiba-tiba, Wagubri datang dan langsung meminta protokol menghentikan membaca susunan nama pejabat.

Namun permintaan itu, ditolak Wan Syamsir dan ia meminta protokol untuk tetap diteruskan. ‘’Saya diperintahkan Pak Gub, Pak. Lanjutkan saja,’’ kata Sekda dan meminta mengamankan situasi tersebut.

Kondisi itu tidak dapat membuat Wagubri bergeming. Ia tetap meminta pelantikan dihentikan. ‘’Saya bilang hentikan. Saya mau bicara dulu,’’ ujar Wagubri.

Lalu keduanya beranjak dari lokasi dan didampingi Kepala Inspektorat Syamsurizal dan Satpol PP menuju ruangan belakang. Ketiganya terlibat pembicaraan serius sekitar tiga menit.

Sesaat kemudian, Mambang Mit keluar meninggalkan tempat acara. Kemudian, Sekda juga masuk ke tempat acara dan memimpin pelantikan.

Sekdaprov saat dikonfirmasi Riau Pos mengaku insiden tersebut bukan masalah yang besar. Menurut Sekda, dirinya memang ditugaskan Gubri untuk melantik pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau.

Saat ditanyakan pertimbangan tidak memilih Wagubri untuk memimpin pelantikan, Sekda mengatakan, dalam aturannya hal tersebut tidak mutlak. ‘’Yang jelas saya hanya diperintahkan Pak Gubernur. Pimpinan tertinggi itu kan Pak Gubernur,’’ paparnya.

Lebih jauh saat ditanyakan terkait indikasi tidak adanya koordinasi antara Gubri dan Wagubri dalam pelantikan ini, Sekda menegaskan dirinya tidak mengetahuinya. ‘’Mereka itu kan satu kotak (paket, red). Masak saya juga masuk dalam kotak itu,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit mengaku tidak bermaksud memperkeruh suasana pelantikan. Namun, dia hanya meminta Sekdaprov Riau H Wan Syamsir Yus, menghentikan pelantikan pejabat Eselon II tersebut.

‘’Saya tanyakan sama Sekda, mana SK pelantikannya, saya mau lihat. Dia (Sekda, red) bilang tidak ada,’’ ungkap Mambang Mit.

Menurut Wagubri, dia mempertanyakan hal tersebut untuk mendapatkan kepastian tentang pelantikan pejabat tersebut. ‘’Katanya (Sekda, Red) diperintah Gubri. Lalu saya jawab ya sudahlah, kalau itu memang perintah. Tetapi saya tidak bertanggungjawab,’’ tambah Wagubri.

Saat ditanyakan perasaannya ketika Sekda memerintahkan Satpol PP agar mengamankan situasi tersebut, Mambang mengaku tidak mempersalahkannya. ‘’Saya tidak emosi. Saya kan jarang emosi. Saya kan dulunya juga birokrat. Saya juga pernah menjadi Sekda,’’ ulasnya.

Gubri Menyayangkan

Gubernur Riau, HM Rusli Zainal SE MP mengaku menyayangkan sikap yang seharusnya tidak dilakukan Wakil Gubernur Riau, H Mambang Mit saat acara prosesi pelantikan jajaran Eselon I di lingkungan pemerintahan provinsi Riau di Gedung Gubernuran Jumat (2/3) siang kemarin.

‘’Saya sangat menyayangkan sikap (Wagubri red) yang tak sepantasnya dilakukan, itu aja,’’ ungkap Gubri ketika dikonfirmasi Riau Pos lewat sambungan selulernya, Jumat (2/3) malam.

Menurut Gubri, soal mutasi yang dijalankan adalah masalah rutin dan kerap dilakukan dalam rangka mengisi jabatan yang kosong lantaran pejabat bersangkutan sudah memasuki masa pensiun serta meningkatkan kinerja. ‘’Jadi tidak perlu dipersoalkan. Hanya mencari sensasi saja,’’ ujar Gubri.

Seorang wakil Gubernur, kata Gubri lagi, juga harus memahami tugas pokoknya bagaimana dapat memberikan contoh dan sikap yang patut diteladani.

‘’Seorang Wakil Gubernur juga harus tahu fungsi dan tugasnya sesuai yang ditetapkan dalam undang-undang, salah satunya membantu Gubernur dalam menjalankan pemerintahan daerah,’’ tegas Gubri.  

Dilanjutkan Gubri, mengenai pelantikan yang dilakukan oleh Sedkaprov Riau, H Wan Syamsir Yus merupakan perintah dan intruksi Gubernur yang mesti diikuti dan dilaksanakan.

‘’Sekda sudah saya berikan instruksi untuk melantik,’’ tegas Gubri seraya menyatakan bahwa saat Mambang menjabat Sekda Provinsi Riau ketika dirinya menjadi Gubri pada periode pertama juga melakukan hal yang sama.

‘’Ketika dia (Mambang) jadi Sekda dulu juga sama. Sampai empat kali dia melantik pejabat atas intruksi Gubernur,’’ ungkapnya.

Oleh karena itu, Gubri mengimbau para pejabat yang baru dilantik untuk meningkatkan kinerjanya sesuai tugas dan wewenangnya masing-masing, agar pemerintahan berjalan dengan baik begitu juga pelayanan kepada masyarakat.

‘’Performan harus ditingkatkan, apalagi pemerintah Provinsi Riau mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun lalu,’’ pungkasnya.(rio/yud/rpg)

Nama-nama Pejabat Eselon II Pemprov Riau yang Dilantik

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau HM Rusli Zainal No. kpts 159/II/2012 telah dilantik sebanyak 33 pejabat eselon II. Inilah 33 pejabat yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau M Rusli Zainal No. kpts 159/II/2012 tertanggal 24 Februari 2012:

1. Muhammad Yafis Staf Ahli Gubernur bidang Kemasyarakatan
2. Feizal Qomar Karim Staf Ahli Gubernur
3. Indrawati Nasution StafAhli Gubernur bidang Ekonomi dan Keuangan
4. Fadrizal Labay Staf Ahli Gubernur bidang Politik dan Hukum
5. Akmal JS Kepala Badan Lingkungan Hidup
6. Zulkarnain Kadir Sekretaris DPRD Riau
7. Daswanto, Kepala Kesbangpol dan Linmas
8. Mulkan Syarif Badan Ketahanan Pangan
9. Adizar, Kepala BPMPD
10.Zulher Kepala Dinas Perkebunan
11.Zailani Arifsyah Sekretaris Badan Penyuluhan
12.Said Saqlul Amri Kepala Dinas Sosial
13. Zaini Ismail Kepala Badan Administrasi Kepegawaian
14.Alimuddin Kepala BP2T
15.Rizka Utama Kepala Badan Perpusatakaan dan Arsip
16.M Wardan Kepala Dinas Pendidikan Nasional
17.Nazaruddin Kepala Dinas Tenaga kerja
18.Surya Maulana Kepala Dinas Perhubungan
19.Said Syarifuddin Kepala Kebudayaan dan Pariwisata
20.Edi Sudawanto Kepala Disperindag
21.Wirdaningsih Kepala Badan Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak
22.Rusli M Kepala Biro Umum
23.M Guntur Biro Tata Pemerintahan
24.Abdi Haro Kepala Biro Perlengkapan
25.Edi Satria Kepala Biro Kesra
26.Lisda Erni Kepala Biro Adminitrasi Pembangunan
27.Kasmianto Kepala Biro Adminitrasi Ekonomi
28.Ernawati Balia Direktur Medik dan Keperawatan RSUD
29.Ruspian Direktur Umum dan Keuangan RSJ Tampan
30.Amir Husin Direktur Umum dan Pendidikan RSUD
31.Nizamul Kepala Satpol PP
32.Muchtar Amin Sekretaris Korpri
33.Noperius Direktur Keuangan RSUD.

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.