Riau

80 Ribu Warga di Riau Membiru

 PEKANBARU — Sekitar 80 ribu warga Pekanbaru mengikuti jalan santai yang digelar oleh DPD Partai Demokrat Riau dengan tema ”Riau Membiru”. Ini sesuai dengan jumlah tiket yang di

Pekanbaru

Graha Pena Pekanbaru Dibangun 11 Lantai

PEKANBARU - Ahad (20/5) ini menandakan dimulainya pembangunan gedung Graha Pena Pekanbaru yang akan menjadi gedung Riau Pos Media Group (RPMG). Graha

Nasional

Identifikasi Jenazah Tuntas

 Tim DVI (Disaster Victim Identification) sedang membawa jenazah korban pesawat Shukoi Superjet 100 dari tenda identifikasi menuju ruang jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta - Timur, Senin (14/05). Foto : Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/JPNN JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Rusia mengaku telah berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban. Sesuai manife

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Tuding Pemerintahan Julia Gillard Penuh Sandiwara

Kevin Rudd Mundur dari Jabatan Menlu Australia

Rabu, 22 Februari 2012 18:28 | Internasional | Lintas Dunia | Redaksi



MENTERI Luar Negeri Australia, Kevin Rudd menyatakan mundur dari jabatannya. Rudd beralasan, dirinya sudah muak dengan rangkaian "Opera Sabun" di Pemerintahan Australia.

Rudd mengumumkan penunduran dirinya dalam jumpa pers di sela-sela kunjungan kenegaraan di Washington, Amerika Serikat Rabu (22/2) pagi waktu setempat (22/2). Ruud juga merasa tak dibela Perdana Menteri Australia, Julia Gillard saat mendapat kritikan dari sesama menteri di pemerintahan negeri Kanguru itu.

Dikutip dari Daily Telegraph, Rudd yang pernah menjadi PM Australia dan disingkirkan Julia pada 2010 lalu akan memikirkan masa depannya setelah kembali ke Australia pada  Jumat (23/2) lusa. Rudd akan terlebih dahulu berkonsultasi dengan keluarga dan teman-temannya.

Julia sebelumnya disebut-sebut akan memberhentikan Ruud dari jabatannya sebagai Menlu Australia pada pekan depan. Langkah Julia itu merupakan respon atas isu bahwa Rudd akan mencoba merebut kembali kursi PM melalui pemilihan di Partai Buruh. Namun Julia yang tercatat sebagai PM wanita pertama di Australia, belum berkomentar atas pengumuman pengunduan diri Rudd.

Rudd sebelumnya diberitakan telah mendapat dukungan dari beberapa anggota Partai Buruh untuk menggantikan. Dalam beberapa kesempatan, Rudd secara terbuka juga menyampaikan kritikannya atas kepemimpinan Julia.

Sikap ini membuat beberapa anggota kabinet menyerang Rudd, termasuk Menteri Regional Australia Simon Crean. Rudd merasa kapabilitas dan integritasnya diserang oleh Simon.

“Ketika saya hari ini menanyakan komentar Perdana Menteri Julia atas serangan-serangan itu, dia memilih untuk tidak berkomentar. Saya hanya bisa beranggapan kalau Julia sependapat dengan para penyerang saya, “ kata Kevin.(ara/jpnn)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.