Riau

80 Ribu Warga di Riau Membiru

 PEKANBARU — Sekitar 80 ribu warga Pekanbaru mengikuti jalan santai yang digelar oleh DPD Partai Demokrat Riau dengan tema ”Riau Membiru”. Ini sesuai dengan jumlah tiket yang di

Pekanbaru

Graha Pena Pekanbaru Dibangun 11 Lantai

PEKANBARU - Ahad (20/5) ini menandakan dimulainya pembangunan gedung Graha Pena Pekanbaru yang akan menjadi gedung Riau Pos Media Group (RPMG). Graha

Nasional

Identifikasi Jenazah Tuntas

 Tim DVI (Disaster Victim Identification) sedang membawa jenazah korban pesawat Shukoi Superjet 100 dari tenda identifikasi menuju ruang jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta - Timur, Senin (14/05). Foto : Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/JPNN JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Rusia mengaku telah berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban. Sesuai manife

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Polisi Razia XP Club Exclusive Pekanbaru

Tujuh Penari Telanjang Ditangkap

Rabu, 22 Februari 2012 17:57 | Pekanbaru | Hukum Kriminal | Riau Pos
DIPERIKSA INTENSIF: Penari telanjang dari tempat hiburan malam XP Club Jalan Sudirman ujung Pekanbaru sedang diperiksa intensif di ruang Dit Reskrim-Um Polda Riau, Selasa siang (21/2/2012).(foto aznil fajri) Perbesar Gambar


Riau Pos Online
-Polda Riau berhasil menangkap tujuh wanita muda penari telanjang (striptis) dari sebuah tempat hiburan malam di Jalan Sudirman ujung Pekanbaru Senin dinihari (21/2).

Tempat hiburan malam yang operasionalnya baru diresmikan 19 Februari 2012 lalu itu yakni XP Club Exclusive digrebek aparat karena menyajikan tarian telanjang melanggar Undang-Undang Pornografi.

Ketujuh wanita yang digaruk aparat Polda Riau itu Selasa siang tadi hingga petangnya (21/2) masih menjalani pemeriksaan intensif aparat di ruang Dit Reskrim-Um Polda Riau.

Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Suedi Husein melalui Kabid Humas AKBP S Pandiangan SH kepada pers di Mapolda Riau menegaskan dari tujuh wanita yang diamankan itu, dua orang dijadikan tersangka, dan lima hanya sebagai saksi. Dua wanita belia yang dijadikan tersangka penari telanjang itu yakni HM (22) asal Blitar Jawa Timur, dan AF (22) asal Jakarta. ''Kepada kedua penari telanjang ini dikenakan sanksi Undang-Undang Pornografi, sedangkan pengelola tempat hiburan itu masih dilakukan penyidikan,'' tegas S Pandiangan SH.

Tempat hiburan di Jalan Sudirman ujung Pekanbaru Nomor 105 C yang digrebek Polda Riau itu selain menyajikan tari telanjang juga terdapat beberapa ruang di lantai II ada permainan judi Mickey Mouse, lounge exclusive, karaoke room exclusive, dan lain-lain.

Sementara di tempat lain di ruko Jalan Khadijah Ali Nomor 24 dan 26 juga terdapat sejumlah mesin-mesin judi Mickey Mouse. Puluhan wartawan usai mengabadikan tujuh penari telanjang di Mapolda Riau langsung meninjau tempat hiburan yang digrebek, termasuk ruang Mickey Mouse, dan lain-lain. Sejumlah pemain-pemain Mickey Mouse siang tadi asik main mesin-mesin tersebut.

Informasi mengenai beroperasinya lagi mesin-mesin judi Mickey mouse di tempat hiburan itu sudah tersiar di tengah-tengah masyarakat Pekanbaru sejak sebulan terakhir. Pengunjungpun sudah ramai bermain mesin dengan taruhan uang ini. Kendati sudah sebulan operasi, aparat terkesan tutup mata. Konon, pemilik tempat hiburan ini adalah orang lama yang dikenal sebagai Bigbos dari dulu di Pekanbaru sampai kini. Siapa Bigbos ini kebanyakan warga Pekanbaru ada yang sudah tahu. Malah kata warga sambil cemeeh masalah ini bukan jadi rahasia lagi. Untuk tameng amannya bisnis hiburan itu si Bigbos merekrut preman sebagai membeking di garis depan.(azf/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.