Riau

80 Ribu Warga di Riau Membiru

 PEKANBARU — Sekitar 80 ribu warga Pekanbaru mengikuti jalan santai yang digelar oleh DPD Partai Demokrat Riau dengan tema ”Riau Membiru”. Ini sesuai dengan jumlah tiket yang di

Pekanbaru

Graha Pena Pekanbaru Dibangun 11 Lantai

PEKANBARU - Ahad (20/5) ini menandakan dimulainya pembangunan gedung Graha Pena Pekanbaru yang akan menjadi gedung Riau Pos Media Group (RPMG). Graha

Nasional

Identifikasi Jenazah Tuntas

 Tim DVI (Disaster Victim Identification) sedang membawa jenazah korban pesawat Shukoi Superjet 100 dari tenda identifikasi menuju ruang jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta - Timur, Senin (14/05). Foto : Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/JPNN JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Rusia mengaku telah berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban. Sesuai manife

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Truk Israel Hantam Bus Sekolah Palestina, 10 Tewas

Sabtu, 18 Februari 2012 17:50 | Internasional | Lintas Dunia | Redaksi


JERUSALEM – Kecelakaan tragis menimpa sebuah bus sekolah yang mengangkut murid- murid Palestina di Tepi Barat kemarin pagi (16/2). Sebuah truk yang dikemudikan pria Israel keturunan Arab tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak bus sekolah yang ditumpangi anak-anak berusia sekitar 5-6 tahun. Bus pun terbalik dan kemudian terbakar. Selain merenggut sekitar 10 nyawa, insiden tersebut juga mengakibatkan 54 orang lainnya terluka.

Sopir truk hanya mengalami luka-luka. Seluruh korban langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Kota Ramallah, Tepi Barat. Menurut Juru Bicara Kepolisian Israel Micky Rosenfeld, jumlah korban tewas mencapai delapan orang. ’’Anak-anak yang menjadi korban kecelakaan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat di wilayah Israel dan Palestina,’’ terangnya.

Namun, polisi Palestina mengungkapkan bahwa korban tewas berjumlah 10 orang. Malah ada kemungkinan korban jiwa bertambah karena beberapa orang di antaranya dalam kondisi kritis. ’’Sebagian korban terluka dilarikan ke rumah sakit di Ramallah, sebagian lainnya ke Mount Scoups,’’ ujar Juru Bicara Polisi Palestina Luba Samri. Sejumlah saksi mata menuturkan bahwa tabrakan kedua kendaraan berlangsung secara berhadap-hadapan. Ketika itu, dua kendaraan tersebut melaju dari arah berlawanan.

Bus membawa para siswa sebuah taman kanak-kanak (TK) dari Desa Anata, timur Jerusalem, menuju Kota Ramallah, Tepi Barat. Mereka hendak melakukan kunjungan lapangan dari kem pengungsian Shufat menuju ke sebuah taman di Ramallah, sekitar 10 kilometer utara Jerusalem. Sopir truk yang merupakan warga Israel keturunan Arab diduga kehilangan kendali kemudi akibat jalan licin setelah hujan deras mengguyur malam harinya. Truk tersebut berpelat nomor Israel. Jalan tempat lokasi kecelakaan itu memang rawan.

Seorang anggota tim penyelamat menggambarkan situasi di lokasi kecelakaan mengerikan. ’’Ini benar-benar kecelakaan serius. Tempat kejadian seperti medan perang,’’ ujar seorang petugas paramedis kepada Harian Haaretz. Dr Ahmad Bitawi, direktur Ramallah Hospital di Tepi Barat, menyatakan bahwa lima bocah dan seorang guru tewas setelah dilarikan ke rumah sakit.

Sementara itu, 54 orang korban luka juga ditawat di rumah sakit yang sama. Beberapa korban selamat dirawat di Hadassah University Hospital, Jerusalem. Kecelakaan itu memicu keprihatinan. Presiden Palestina Mahmoud Abbas langsung mengumumkan hari berkabung selama tiga hari dan meminta warga Palestina mengibarkan bendera setengah tiang. Dalam pernyataan yang disiarkan lewat televisi, Abbas melukiskan kecelakaan itu sebagai bencana nasional. (AP/AFP/RTR/cak/dwi/jpnn)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.