Riau

80 Ribu Warga di Riau Membiru

 PEKANBARU — Sekitar 80 ribu warga Pekanbaru mengikuti jalan santai yang digelar oleh DPD Partai Demokrat Riau dengan tema ”Riau Membiru”. Ini sesuai dengan jumlah tiket yang di

Pekanbaru

Graha Pena Pekanbaru Dibangun 11 Lantai

PEKANBARU - Ahad (20/5) ini menandakan dimulainya pembangunan gedung Graha Pena Pekanbaru yang akan menjadi gedung Riau Pos Media Group (RPMG). Graha

Nasional

Identifikasi Jenazah Tuntas

 Tim DVI (Disaster Victim Identification) sedang membawa jenazah korban pesawat Shukoi Superjet 100 dari tenda identifikasi menuju ruang jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta - Timur, Senin (14/05). Foto : Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/JPNN JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan Rusia mengaku telah berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban. Sesuai manife

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Bank Mutiara Garap Pasar Bisnis Riau

Sabtu, 18 Februari 2012 17:17 | Riau | Ekonomi | Riau Pos




PEKANBARU - Bank Mutiara kembali menggarap pasar bisnis keuangan dan perbankan di Kota Pekanbaru, Riau. Program yang dimulai pada tahun ini, dinilai sangat menjanjikan karena ditopang pertumbuhan ekonomi daerah yang cukup tinggi.

     “Sebenarnya kami sudah lama punya satu kantor di Pekanbaru dan tahun ini kami lebih fokus menggarap pasar Pekanbaru yang begitu luas,” kata Managing Director Bank Mutiara, Benny Purnomo kepada wartawan Jumat (17/2) saat di Pekanbaru.

Menurut dia, setelah manajemen Bank Mutiara melakukan survey, masih banyak nasabah bersikap hati-hati karena menilai bank tersebut masih terkait dengan Bank Century yang terlibat skandal BLBI.

    “Nasabah masih teringat masa lalu Bank Mutiara sebagai Bank Century, inilah yang kami ingin terus sosialisasikan bahwa sekarang manajemen sudah sangat berbeda,” katanya.

     “Pemegang saham Bank Mutiara 99,96 persen adalah Lembaga Penjamin Simpanan dan begitu juga manajemen sudah berbeda karena sebagian besar dari kami berasal dari Bank Mandiri,” lanjut Benny.

    Head of Regional Office 1 Bank Mutiara, Suryo Purnomo, mengatakan pihak manajemen dalam menggarap pasar di Pekanbaru akan menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan lain untuk mengembangkan bisnis seperti perusahaan multi-finance, pengembang perumahan dan asuransi. Selain itu, Bank Mutiara juga serius fokus pada sektor ritel dan layanan transaksi valas.

“Untuk Riau kami fokus pada pembiayaan ritel dan kelapa sawit. Sebenarnya, pembiaya perumahan sudah kami lakukan namun dalam skala kecil, dan sedang kami jajaki dengan kerjasama dengan pihak pengembang agar bunga kredit bisa terus ditekan hingga berkisar 8-9 persen setahun,” ujarnya.

Dikataklan, target dana pihak ketiga untuk Pekanbaru pada tahun 2012 mencapai Rp80 miliar. Sedangkan, target penyaluran kredit pada tahun ini mencapai Rp40 miliar.

Secara nasional, pencapaian laba Bank Mutiara pada 2011 sebesar Rp291 miliar dan mengalami pertumbuhan sekitar 33,4 persen dibandingkan tahun 2010 yang mencapai Rp218 miliar. Nilai aset Bank Mutiara pada 2011 mencapai Rp13,13 triliun atau tumbuh 21,7 persen dibandingkan tahun 2010.

Kemudian Dana Pihak Ketiga (DPK) kini Rp291 miliar, naik 25,8 persen dibandingkan tahun 2010 yang mencapai Rp8,9 triliun. Sedangkan, kredit yang sudah disalurkan pada tahun 2011 mencapai Rp9,4 triliun atau naik 49,2 persen dibandingkan tahun 2010 yang mencapai Rp6,3 triliun.(bud/rpg)


Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.