| Jum´at 18-05-2012 |
| Sabtu, 19-05-2012 15:52:27 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 18:03 | | | Nindy dan Astrid Fitting Gaun |
| 21:20 | | | Sore Tamu Ayah, Malam Tamu Aliya |
| 13:51 | | | Jajal Dunia Tarik Suara |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:42 | | | Perbaikan Stadion Kuansing Perlu ... |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 23:34 | | | Harimau Sumatera Sisa 400 Ekor |
PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan
PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i
BOGOR - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari
Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.
PASIRPANGARAIAN - Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirpengaraian, Sabtu (4/2) malam, telah memperbolehkan pulang, lima warga Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu yang mengalami luka tembak di bagian paha, betis dan pantat.
Mereka merupakan korban bentrok fisik di lahan konflik perbatasan Provinsi Riau-Sumatera Utara dengan pihak keamanan PT Mazuma Agro Indonesia (MAI).
Kelima korban tersebut bernama Nomos Sihombing (34), Osmar Sihombing (30), Franky Dolok Saribu (30), Johanes Sitorus (35), dan Ranto Sirait (27) yang mulai dirawat di RSUD Pasirpangaraian sejak Kamis (2/2) siang lalu.
Proyektil peluru karet milik oknum BKO Brimob Polda Sumut menembak hingga menembus betis, paha dan pantat dari kelima korban.
‘’Kata dokter bedah RSUD Pasirpengaraian, kelima korban luka tembak sudah layak pulang. Karena luka tembak yang melukai bagian paha, betis dan pantat warga Batang Kumu, kini dalam proses penyembuhan saja. Sebelum pulang, dokter yang menangani telah memberikan obat-obatan dan sudah disuntik antibiotik,’’ ungkap Direktur RSUD Pasirpengaraian dr Nazli Arfani kepada Riau Pos, Ahad (5/2) di Pasirpengaraian.
Menurutnya, pemulangan lima pasien luka tembak telah sesuai dengan protap. Tidak ada paksaan dari pasien maupun sebaliknya dari pihak RSUD Pasirpengaraian. Mereka sudah proses penyembuhan.
‘’Kelima pasien luka tembak yang telah berangsur sembuh. Mereka akan kontrol kembali ke rumah sakit, Selasa atau Kamis,’’ kata Nazli sesuai informasi dari dokter bedah yang menanganinya.(epp/rpg)