Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

1.600 Sekolah di Riau akan Direhab

Senin, 06 Februari 2012 11:39 | Riau | Pendidikan | Riau Pos



PEKANBARU - Masih banyaknya sarana pendidikan dalam kondisi memprihatinkan, menimbulkan keprihatinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Muhammad Nuh. Sebagai komitmennya, dia mengaku telah mengganggarkan dana untuk perbaikan sekolah. Begitu juga 1600 sekolah di Provinsi Riau.

Menurutnya, Kemendikbud sudah mengalokasikan dana sebesar Rp20,4 triliun, untuk renovasi ratusan ribu ruang kelas yang rusak berat di Indonesia. Komitmen itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan pelajar dalam mengecap pendidikan di bangku sekolah.

Bahkan, dia menilai proses perbaikan sarana pendidikan tersebut bukanlah hal yang sulit. ‘’Gampang. Kalau ada sekolah rusak, mau diapain. Solusinya, ya dibangun toh,’’ ujarnya kepada Riau Pos, Sabtu (4/2).

Dipaparkan Mendikbud, untuk merenovasi ratusan ribu ruang kelas yang rusak berat itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait di daerah. Hal ini dilakukan agar alokasi dana yang telah dianggarkan dapat diimplementasikan secara optimal.

‘’Untuk Riau saya tidak hafal, tetapi kira-kira ada sekitar 1.600-an ruang kelas rusak berat. Itu, akan kita selesaikan (renovasinya, red) tahun ini. Untuk tahun depan juga masih kita siapkan,’’ tegas Mendikbud.

Masih kata Mendikbud, pihaknya memang harus menggesa renovasi ruang kelas yang rusak berat itu. Karena jika tahun ini tidak dilaksanakan, dikhawatirkan ruang kelas yang saat ini rusak ringan, tahun depan akan menjadi rusak berat bahkan terancam tidak dapat digunakan dalam menggesa peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

‘’Sekolah-sekolah yang rusak berat itu, rata-rata dibangun sejak tahun 1980-an. Sudah 30 tahun. Memang sudah seharusnya untuk direnovasi,’’ tegasnya.(rio/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.