| Jum´at 18-05-2012 |
| Sabtu, 19-05-2012 15:48:55 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 18:03 | | | Nindy dan Astrid Fitting Gaun |
| 21:20 | | | Sore Tamu Ayah, Malam Tamu Aliya |
| 13:51 | | | Jajal Dunia Tarik Suara |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:42 | | | Perbaikan Stadion Kuansing Perlu ... |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 23:34 | | | Harimau Sumatera Sisa 400 Ekor |
PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan
PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i
BOGOR - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari
Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.
PEKANBARU - Masih banyaknya sarana pendidikan dalam kondisi memprihatinkan, menimbulkan keprihatinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Muhammad Nuh. Sebagai komitmennya, dia mengaku telah mengganggarkan dana untuk perbaikan sekolah. Begitu juga 1600 sekolah di Provinsi Riau.
Menurutnya, Kemendikbud sudah mengalokasikan dana sebesar Rp20,4 triliun, untuk renovasi ratusan ribu ruang kelas yang rusak berat di Indonesia. Komitmen itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan pelajar dalam mengecap pendidikan di bangku sekolah.
Bahkan, dia menilai proses perbaikan sarana pendidikan tersebut bukanlah hal yang sulit. ‘’Gampang. Kalau ada sekolah rusak, mau diapain. Solusinya, ya dibangun toh,’’ ujarnya kepada Riau Pos, Sabtu (4/2).
Dipaparkan Mendikbud, untuk merenovasi ratusan ribu ruang kelas yang rusak berat itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait di daerah. Hal ini dilakukan agar alokasi dana yang telah dianggarkan dapat diimplementasikan secara optimal.
‘’Untuk Riau saya tidak hafal, tetapi kira-kira ada sekitar 1.600-an ruang kelas rusak berat. Itu, akan kita selesaikan (renovasinya, red) tahun ini. Untuk tahun depan juga masih kita siapkan,’’ tegas Mendikbud.
Masih kata Mendikbud, pihaknya memang harus menggesa renovasi ruang kelas yang rusak berat itu. Karena jika tahun ini tidak dilaksanakan, dikhawatirkan ruang kelas yang saat ini rusak ringan, tahun depan akan menjadi rusak berat bahkan terancam tidak dapat digunakan dalam menggesa peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
‘’Sekolah-sekolah yang rusak berat itu, rata-rata dibangun sejak tahun 1980-an. Sudah 30 tahun. Memang sudah seharusnya untuk direnovasi,’’ tegasnya.(rio/rpg)