KEBAKARAN hebat terjadi di pemukiman warga Jalan Al Mubin, Teluk Binjai, Dumai. Akibat kebakaran yang terjadi, Sabtu (4/2), sekitar pukul 11.00 WIB tersebut, sebelas rumah miliki warga ludes. Bahkan seorang balita, Ibra (4), mengalami luka bakar di bagian punggung dan sampai saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit.
Informasi yang dirangkum di tempat kejadian, kebakaran yang menghabiskan rumah warga tersebut, diduga akibat kompor gas ukuran 3 Kg meledak.
‘’Tadi kami mendengarkan ledakan yang cukup keras di rumah Tek Mur,’’ kata Ali, salah seorang warga yang sibuk memadamkan api dengan air selokan.
Sementara itu, cepatnya kobaran api yang membakar bangunan rumah yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar, menyebabkan api tidak terkendali. Belasan rumah yang berdiri bersebelahan dengan cepat dilalap si jago merah. Meski warga sekitar segera berupaya memadamkan kobaran api dengan air dan peralatan seadanya, namun 11 rumah ludes dilalap api.
Cepatnya kobaran api menyebabkan para penghuni rumah tidak bisa menyelamatkan barang-barang berharga yang ada dalam rumah. ‘’Api yang sudah hidup di belakang rumah cepat sekali membesar. Dan tidak ada satupun barang yang bisa dibawa keluar,’’ tutur Yeni, salah seorang pemilik rumah yang tebakar, sambil menangis saat melihat rumahnya yang sudah menjadi arang.
Api yang mulai berkobar sekitar pukul 11.00 WIB tersebut, dapat dipadamkan pada pukul 12.00 WIB, dengan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemko Dumai dan dibantu warga setempat dengan menggunakan air yang berasal dari selokan.
Terhadap kejadian itu, Kapolsek Dumai Timur, Kompol Besus Agung S juga menyebutkan, terjadinya kebakaran yang melanda 11 rumah yang berada di Gang Mesjid, Jalan Al-Mubin, RT 19, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, disebabkan tabung gas ukuran 3 KG.
‘’Dari bukti yang ada di TKP dan informasi yang ada di lapangan, bahwa penyebabnya berasal dari tabung gas ukuran 3 Kg, dan untuk memastikannya tabung gas ini akan kita periksa ke forensik,’’ ujarnya.
Dikatakan Kapolsek, selain menghanguskan 11 rumah, seorang balita bernama Ibra (4) mengalami luka bakar, pada bagian punggungnya. Saat ini sudah mendapatkan pertolongan dan dirawat di RSUD Kota Dumai.
Sementara itu, pantauan Riau Pos di RSUD Dumai, bocah yang mengalami luka bakar pada punggung dan lengan kakinya tersebut, hanya bisa menangis dan meminta air minum, kepada orangtuanya saat dirawat di ruang bedah. Bocah itu mengalami sedikit luka bakar di bagian punggung.
Iyan (23) ibu Ibra mengatakan, dirinya tidak tahu bahwa anak keduanya tersebut masih dalam rumah. ‘’Saya tidak tahu kalau Ibra masih berada di dalam rumah. Saya hanya terpana dengan kobaran api yang menghanguskan rumah saya,’’ ujar Iyan sambil menggendong putra bungsunya yang masih berumur 8 bulan.
Ia mengatakan, anaknya waktu itu diselamatkan orang yang sedang menyaksikan rumahnya terbakar. Sampai saat ini dirinya tidak tahu siapa orang tersebut, dan dirinya mengucapkan terima kasih kepada warga yang menolong anaknya.(afr/rpg)