| Jum´at 18-05-2012 |
| Sabtu, 19-05-2012 15:35:45 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 18:03 | | | Nindy dan Astrid Fitting Gaun |
| 21:20 | | | Sore Tamu Ayah, Malam Tamu Aliya |
| 13:51 | | | Jajal Dunia Tarik Suara |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:42 | | | Perbaikan Stadion Kuansing Perlu ... |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 23:34 | | | Harimau Sumatera Sisa 400 Ekor |
PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan
PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i
BOGOR - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari
Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.
SELATPANJANG - Speed boat Bengkalis Ekspress 88 Keberangkatan dari Pekanbaru menuju Selatpanjang, Kamis (26/1) malam menabrak bui atau tiang yang berada di simpang masuk ke Pulau Padang dan Pulau Tebing Tinggi.
Akibatnya, lambung speed boat bagian kanan bocor. Namun sebanyak 34 penumpang yang berada di dalamnya selamat.
Akhirnya kapten kapal mengarahkan speed boat itu ke Pulau Padang, persisnya ke Desa Lukit, Kecamatan Merbau.
Setelah speed boat yang stand by di Selatpanjang menjemput seluruh penumpang tersebut, akhirnya, Kamis malam para penumpang dari Pekanbaru itu tiba dengan selamat di Selatpanjang.
Sekretaris Dishub Kepulauan Meranti, Handra Putra Sip MSi, Kamis (26/1) malam saat dikontak membenarkan bahwa speed boat Bengkalis Ekspress 88 tersebut menyenggol bui di depan Pulau Padang.
Namun karena tidak mungkin melanjutkan perjalanan ke Selatpanjang, seluruh penumpang yang berjumlah sebanyak 34 orang itu dibawa ke Pelabuhan yang ada di sekitar Desa Lukit.
“Kalau harus melanjutkan perjalanan dengan kondisi lambung kapal yang bocor, maka sangat riskan bagi keselamatan penumpang. Informasinya kejadian itu terjadi malam tadi (Kamis, 26/1, red),” kata Hendra menjawab Riau Pos.
Jumat pagi, (28/1) saat Riau Pos kembali mengejar informasi peristiwa itu, Kepala Adpel Selatpanjang, Usman YS menyebutkan bahwa yang menjadi persoalan adalah speed boat itu harus melewati selat pada malam hari.
Padahal, kebarangkatan dari Pekanbaru dilakukan pada pukul 14.00 WIB, Kamis (26/1) kemarin.
“Saya dapat informasi dari Adpel Pekanbaru, mereka sudah berangkat pada pukul 14.00 WIB. Kerusakan mesin mengakibatkan perjalanan melambat dan baru memasuki wilayah di Kepulauan Meranti pada malam hari,” ujarnya.
Menurut Usman, kelalaian kapten kapal sangat besar dalam peristiwa ini. Karena kapten tidak tahu letak bui itu, sehingga harus tersenggol dan menyebabkan lambung kapal sobek.
“Kejadiannya, bukan di lokasi kerja saya. Tapi kejadiannya Bengkalis Ekspress 88 itu tersenggol bui karena malam. Jadi lambung mengalami sobek. Setelah mengalami itu, langsung dirapatkan ke lukit di depan Buton, Kabupaten Siak,” sebutnya.
Setelah termonitor oleh Adpel Selatpanjang, dikatakan Usman, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan menjemput penumpang serta kapal itu ke Lukit, malam itu juga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
“Setelah kita ketahui, kita langsung menjemput dengan menggunakan kapal lainnya ke Lukit. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” bebernya.
Dengan kondisi tersebut, Adpel menegaskan menjadi pelajaran bagi pihak pengusaha kapal lainnya untuk lebih berhati-hati.(amy/rpg)