| Rabu 22-02-2012 | ||
| 18:28 | | | Kevin Rudd Mundur dari Jabatan Me ... |
| 18:25 | | | PDIP Usung Suryadi Calon Gubernu ... |
| 18:19 | | | PSPS Bicarakan Kurnia Meiga |
| 18:17 | | | Bakar Al Quran, Pasukan NATO Mint ... |
| 18:14 | | | Studi 4 Tol Dibahas Komprehensif |
| 18:12 | | | 3 Jam, Tol Sumatera Selesai |
| 18:10 | | | Honorer Dites Sebelum jadi PNS |
| 18:09 | | | 12 Ekor Gajah Liar Masih Berkel ... |
| 18:08 | | | 141 Korban dari Ulah Perkebunan ... |
| 18:07 | | | Lagi, Terungkap Proyek Asal-asal ... |
| Kamis, 23-02-2012 10:52:43 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 18:05 | | | Pilkada Kampar, Demokrat Mulai Di ... |
| 16:21 | | | 21 Mantan Pejabat Inhu Ditahan |
| 16:24 | | | Korban Banjir Minta Air Bersih |
| 10:36 | | | Unilak Kuliahkan 32 Dosen ke S2 |
| 08:04 | | | PPDB Online Dimulai |
JAKARTA - Tidak satu pun Pemda yang akuntabilitas kinerjanya di 2011 memuaskan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Kementrian Pendayaguna
PEKANBARU - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau SF Hariyanto menilai, rencana penutupan jembatan Siak III hanya bersifat sementara. Penutupan ak
JAKARTA —Pemerintah akan menerapkan tes seleksi kepada seluruh tenaga honorer untuk bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menteri Pe
Suasana kerja di Merpati pun sudah seperti perusahaan yang no hope! Maka, jelaslah bahwa persoalan Merpati tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa.
JAKARTA - Niatnya bercanda, seorang polisi di Jakarta Utara tewas dengan dahi pecah, Rabu malam (24/1). Pelakunya adalah sesama polisi yang saat itu sedang bersama-sama membersihkan pistol. Mengira pistol tidak ada peluru, mereka saling bercanda hingga akhirnya pistol meletus menembus dahi korban.
Informasi yang diperoleh INDOPOS, pelaku adalah seorang polisi yang bertugas di Direktorat Polair Mabes Polri, Jakarta Utara. Korban adalah Bripda Farid, 23, yang juga teman sekerjanya.
Korban tertembak saat sedang berada di rumah kos di Jalan Enim RT 05/10, Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok Jakarta Utara. Jasad korban kemudian dibawa ke RS Kramat Jati untuk diotopsi. Sementara tersangka yang diketahui bernama Bripda Hendromus, 21, saat ini masih dimintai keterangan oleh petugas provost Polda Metro Jaya.
"Korban dan juga pelaku merupakan rekan di kesatuan Direktorat Polair Mabes Polri. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kejadian itu diduga ada unsur kelalaian. Hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia," ujar Humas Polres Jakarta Utara Kompol Maskur Bujang Chaniago seperti dilansir Indopos edisi hari ini. "Senjata yang menewaskan korban merupakan senjata organik," imbuhnya.
Lebih lanjut perwira dengan satu melati di pundaknya itu mengatakan, peristiwa nahas itu bermula saat korban dan pelaku tengah membersihkan senjata. Senjata itu, milik rekan mereka yang lain, Briptu F, yang mengontrak di rumah tersebut. Usai dibersihkan, pistol sempat dicoba ditembakkan ke bawah. Namun, pistol itu Tidak meletus dan tidak mengeluarkan peluru.
Hal itu membuat keduanya mengira senjata memang tidak ada pelurunya. Hingga mereka bercanda menggunakan senjata api tersebut. Pada suatu saat, pelaku pura-pura menodong korban tepat di dahinya. Picu pun ditarik dan "dor"!
Tiba-tiba, senjata tersebut meletus serta mengeluarkan peluru yang mengarah ke dahi korban. Akibatnya fatal. Korban langsung ambruk dengan dahi lobang. Korban sempat dibawa ke RS Puri Medika dan akhirnya meninggal dunia. "Tersangka saat ini sedang diperiksa oleh petugas propam dan juga dari kesatuannya," terang Maskur.
Sementara itu, Maryati, ketua RT mengatakan warga sempat mendengar suara tembakan dari rumah kontrakan berwarna krem tersebut. Tidak lama setelah itu, dari dalam rumah keluar korban yanga digotong. Serta dibawa ke dalam mobil sedan berwarna abu-abu "Polisi sudah datang memeriksa rumah kontrakan dan membawa sejumlah barang," terangnya.
Dikatakan, rumah tersebut dikontrak sejak empat tahun lalu. Si pengontrak yang juga anggota polisi, biasa pulang setiap Sabtu dan Minggu. (dai/jpnn)