Riau

Riau Masuk Kategori Cukup Baik

 JAKARTA - Tidak satu pun Pemda yang akuntabilitas kinerjanya di 2011 memuaskan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Kementrian Pendayaguna

Pekanbaru

Penutupan Jembatan Melihat Elevasi Geomet ...

Pekerja memasang geofon (alat pengukur getaran). Geofon dipasang di tiap tiang Jembatan Siak III untuk mengukur getaran, Selasa (21/2/2012). (Foto: defizal/riau pos) PEKANBARU - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau SF Hariyanto menilai, rencana penutupan jembatan Siak III hanya bersifat sementara. Penutupan ak

Nasional

Honorer Dites Sebelum jadi PNS

   Sejumlah guru honorer menggelar aksi di depan Istana, Jakarta, Senin (20/2). Foto: Dwi P/RM JAKARTA —Pemerintah akan menerapkan tes seleksi kepada seluruh tenaga honorer untuk bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menteri Pe

OPINI PEMBACA

Bisakah Merpati Hidup Lagi?

Suasana kerja di Merpati pun sudah seperti perusahaan yang no hope! Maka, jelaslah bahwa persoalan Merpati tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa.

The Reds ke Wembley

Jum´at, 27 Januari 2012 16:34 | Olahraga | Redaksi
KECEWAKAN MANTAN: Craig Bellamy meluapkan kegembiraan setelah menjebol gawang Manchester City pada laga di Anfield kemarin dini hari WIB. Perbesar Gambar




Liverpool
—Sudah lama Liverpool tidak merasakan atmosfer Stadion Wembley. Setelah absen selama 16 tahun, akhirnya tim berjuluk The Reds itu kembali musim ini. Mereka menembus final Piala Carling setelah menyingkirkan Manchester City.


Liverpool lolos dengan agregat 3-2, itu menyusul hasil seri 2-2 (1-1) dengan City pada second leg semifinal di Anfield, kemarin dini hari (26/1). Sebelumnya, pada first leg di Etihad Stadium, Liverpool menang tipis 1-0 (11/1).


Peluang Liverpool mengakhiri puasa gelar sejak menjuarai Piala FA pada 2006 terbuka. Pada final nantinya, mereka akan berhadapan dengan tim kasta kedua Cardiff City. Di atas kertas, Liverpool bisa mengatasi klub asal Wales itu.


Benar-benar tidak mudah bagi Liverpool untuk melewati City. Hanya butuh seri, mereka dibuat ketar-ketir ketika gelandang City Nigel De Jong mencetak gol pada menit ke-31. Untung, Liverpool mampu menyamakan skor melalui penalti Steven Gerrard di menit ke-40.


City kembali unggul melalui gol Edin Dzeko pada menit ke-67. Bila skor 1-2 tetap bertahan, Liverpool bisa tersisih. Tetapi, Craig Bellamy keluar sebagai pahlawan dengan golnya pada menit ke-74 dan membuat mereka unggul agregat 3-2.


”Saya belum pernah bermain di Wembley dan untuk mengalahkan tim seperti Manchester City dengan seluruh pemain yang dimiliknya, itu sungguh luar biasa. Inilah final yang kami impikan,” ujar Bellamy, seperti dikutip Reuters.


Wembley merupakan simbol sepakbola Inggris. Selain menjadi markas utama timnas Inggris, stadion yang dibangun kembali pada 2003-2006 itu juga menjadi tempat digelarnya pertandingan puncak turnamen domestik seperti Piala Carling dan Piala FA.


Bila Bellamy tampak antusias, maka manajer Liverpool Kenny Dalglish merasa terharu, bahkan nyaris meneteskan air mata. ”Saya sangat senang dengan semua kerja keras dan komitmen. Kami hanya harus enjoy dengan momen ini,” kata Dalglish.

Beda lagi dengan manajer City Roberto Mancini. Tactician asal Italia itu gusar dengan beberapa keputusan wasit. Terutama dia mempertanyakan mengapa City tidak mendapatkan penalti ketika Dzeko dijatuhkan Charlie Adams pada menit ke-16.

”Seharusnya, bukan Liverpool yang mendapatkan penalti, melainkan kami ketika Dzeko dijatuhkan. Penalti itu (Gerrard) yang mengubah jalannya pertandingan,” keluh Mancini. Alasan Mancini, keputusan wasit Philip Dowd itu tidak tepat karena Micah Richard dinilai tidak dalam posisi handsball.

”Setelah bermain bagus, melakukan beberapa kesalahan, ini sudah usai. Sepak bola adalah sepak bola, masih ada yang lebih penting dalam hidup,” kata Mancini. (ham/jpnn)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.