| Jum´at 18-05-2012 |
| Sabtu, 19-05-2012 15:30:15 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 18:03 | | | Nindy dan Astrid Fitting Gaun |
| 21:20 | | | Sore Tamu Ayah, Malam Tamu Aliya |
| 13:51 | | | Jajal Dunia Tarik Suara |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:42 | | | Perbaikan Stadion Kuansing Perlu ... |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 23:34 | | | Harimau Sumatera Sisa 400 Ekor |
PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan
PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i
BOGOR - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari
Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.
PEKANBARU - Memasuki pekan ketiga Januari 2012 ini, jumlah korban Demam Berdarah Dengue (DBD) sudah 22 orang, dengan satu korban meninggal dunia.
Korban DBD Januari ini meningkat jika dibandingkan bulan sebelumnya hanya 20 kasus sepanjang Desember 2011 lalu.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru melalui Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit, Hamdan kepada Riau Pos (26/1) kemarin.
Dia mengatakan, jika kondisi cuaca ekstrem dan tidak menentu dapat berpotensi meningkatkan kasus DBD terus mengalami peningkatan. Hal ini dapat memicu perkembangan nyamuk aedes aegypti dan secara otomatis jumlah penderita dikhawatirkan juga mengalami peningkatan.
“Hingga saat ini, sudah ada 22 orang warga Pekabaru yang terserang DBD, dan satu orang korban meninggal dunia. Sehingga masyarakat diharapkan lebih waspada apalagi cuaca yang tidak menentu ini, selain dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun juga kondisi saat ini dapat memicu perkembangan nyamuk penyebar DBD,” ungkapnya.
Hamdan mengimbau, agar masyarakat lebih menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dari sarang nyamuk, dan melakukan Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melakukan 3 M, yaitu menguras, mengubur barang bekas dan menutup tempat penampungan air.
“Program PSN dengan 3M dinilai lebih efektif untuk mencegahnya perkembangan nyamuk DBD,” tuturnya.
Hamdan menjelaskan, adapun prosedur kami lakukan, yaitu Apabila ditemukan penderita, maka akan dilakukan penyelidikan epideomilogi (PE) oleh pihak Puskesmas.
Selanjutnya, apabila ditemukan satu kasus DBD di mana tiga orang demamtinggi (biasanya 38 derajat atau lebih) yang tidak diketahui faktor penyebabnya dan ada ditemukan jentik nyamuk aedes aegypti, maka pihak Puskesmas perlu melakukan fogging atau pemberantasan nyamuk dengan pemberian pestisida melalui pengasapan.
“Jadi jika ada korban DBD, tidak serta merta dilakukan fogging, Bisa saja orang itu kena DBD di daerah lain, kemudian dia sakit di rumahnya. Jadi hal tersebutlah makanya perlu dilakukan PE terlebih dahulu,” jelasnya.(uci/rpg)