Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Bayi Kembar Siam Dimakamkan

Selasa, 24 Januari 2012 23:17 | Indragiri Hulu | Riau Pos

 

 

RENGAT - Wajah orang tua bayi kembar siam yang biasa disebut Parsini I dan Parsini II, Riswanto (28) dan Parsini (29) warga Desa Kuala Gading, Kecamatan Batang Cenaku, Inhu tidak dapat disembunyikan dari kesedihan.

Anak pertama Parsini dari Riswanto hanya mampu bertahan enam hari dan saat ini telah dipanggil oleh sang pencipta, serta tidak kembali untuk selamanya.

Pada Senin (23/1) sekitar pukul 06.00 WIB, mayat bayi kembar siam itu setelah dibawa dari RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru sampai di rumah duka.

Keluarga dan kerabat orang tua bayi kembar siam itu sudah menunggu dari malam sejak dikabarkan bayi kembar siam itu meninggal dunia.

Tanpa melalui proses yang panjang dan tidak ada keluarga yang ditunggu, sejumlah proses pemakaman pagi itu dimulai.

Keluarga dan warga lainnya ikut mengantar ke lokasi pemakanan dan tepat pukul 09.30 WIB, bayi kembar siam itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) daerah itu atau sekitar 1 Km dari kediamannya.

Orang tua bayi kembar siam itu belum bisa banyak berkomunikasi. Karena di wajahnya masih tetap ada terlihat rasa sedih.

Salah seorang warga daerah itu, Ade yang juga tetangganya menyebutkan, setelah mendapat kabar bayi kembar siam meninggal dunia, pihak keluarga langsung sedih. Sebab, sebelumnya pihak keluarga sudah berupaya mencari tambahan darah golongan A untuk bayi kembar siam, sebagai persiapan untuk diberangkatkan ke RSCM pada Rabu (25/1) besok.

“Pihak keluarga sudah mendapat tiga kantong darah sebagai persiapan,” ujarnya.

Namun apa akhirnya, keluarga bayi kembar siam pasrah. Karena, semua itu sudah diatur dan ditetapkan oleh Allah SWT.

“Pihak keluarga ikhlas dengan cobaan ini dan pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan moril dan materil,” ucapnya.(kas/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.