| Jum´at 18-05-2012 |
| Sabtu, 19-05-2012 15:19:16 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 18:03 | | | Nindy dan Astrid Fitting Gaun |
| 21:20 | | | Sore Tamu Ayah, Malam Tamu Aliya |
| 13:51 | | | Jajal Dunia Tarik Suara |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:42 | | | Perbaikan Stadion Kuansing Perlu ... |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 23:34 | | | Harimau Sumatera Sisa 400 Ekor |
PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan
PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i
BOGOR - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari
Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.
PANGGUNG HIBURAN: Panggung hiburan menyambut Tahun Baru Imlek 2563 digelar masyarakat Kampung Tionghoa Melayu Pekanbaru di Jalan Karet ujung dekat Pasar Bawah Pekanbaru, Sabtu malam (21/1/2012). Acara disponsori oleh persatuan dari KPTB, HPT Rohil, IKTP, Marga Lim, dan HTT.(foto: aznil fajri)
Perbesar Gambar
PEKANBARU - Panggung hiburan menyambut Tahun Baru Imlek 2563 memasuki puncaknya di kalangan komunitas warga Tionghoa di Kampung Tionghoa Melayu Pekanbaru di Jalan Karet ujung dekat simpang Jalan Juanda Pekanbaru Sabtu malam (21/1).
Dalam pengamatan riaupos online Sabtu malam (21/1), panggung hiburan diisi dengan acara hiburan nyanyian yang dibawakan oleh masing-masing warga Tionghoa mulai dari anak-anak, orang dewasa sampai tetua warga Tionghoa sendiri.
Selain itu juga disediakan kotak amal di mana ratusan pengunjung yang hadir turut memberikan angpao (amplop) berisi uang. Ciri khas angpaonya berwarna merah cerah.
Lampu-lampu lampion berwarna merah yang bergelantungan di atas Jalan Karet ujung dekat Pasar Bawah Pekanbaru ini menambah semarak. Sejumlah warga, baik warga Tionghoa sendiri maupun muda-mudi warga tempatan Pekanbaru berfoto ria dengan latar belakang lampu-lampu lampion yang memerah. Keramaian ini akan mencapai puncaknya pada hari Senin bertepatan dengan puncak tahun Baru Imlek 23 Januari 2012.
Menurut salah seorang warga Tionghoa, Chandra kepada riaupos online Sabtu malam (21/1) saat hiburan berlangsung, Tahun Baru Imlek 2563 merupakan momentum kasih sayang dan penghargaan bagi warga Tionghoa Indonesia dan seluruh dunia.
Tarikh imlek adalah tahun yang berdasarkan peredaran bulan musim semi di Cina, saat bulan terlihat mengintip pada tahun kelahiran Kong Hu Cu (551-479 SM).
Biasanya kata Chandra, ritual perayaan Tahun Baru Imlek dimulai dengan membersihkan rumah, altar, dan lingkungan. Ritual membersihkan altar, sembahyang memuja Dewa Dapur dan sembahyang di meja abu leluhur.
Menyambut Tahun Baru Imlek 2563, masyarakat Tionghoa saling mengucapkan selamat, mendoakan dan memberi angpao. Hal ini memberi makna untuk selalu berfikir positif, hormat dan mendoakan orang lain agar beruntung, serta selalu menanam perbuatan baik. sesuai kalender Cina tahun ini merupakan Tahun Naga Air yang direfleksikan sebagai tahun penuh rezeki yang melimpah ruah.(aznil fajri/rpg)