Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Balapan Liar di Bangkinang Meresahkan

Sabtu, 21 Januari 2012 18:12 | Kampar | Riau Pos

 

BANGKINANG  - Adanya balapan liar di sepanjang Jalan A Yani Bangkinang sepanjang malam membuat masyarakat yang berdiam sepanjang jalan tersebut merasa resah dan terganggu.

Apalagi pada Sabtu malam, raungan knalpot terdengar hingga dini hari.

‘’Knalpot mereka ini yang membuat kita merasa bising dan terganggu istirahat,’’ ujar Yanto, warga Jalan A Yani kepada Riau Pos di Bangkinang, Jumat (20/1).

Kegiatan ini dilaksanakan remaja secara berkelompok-kelompok dan  hampir setiap malam juga hari libur nasional mereka melakukan balapan, tanpa tahu bahwa mereka dapat menggangu para pengedara yang lain.

Sayangnya kegiatan balapan liar ini berjalan dengan mulus tanpa ada yang melarang, seolah-olah Jalan Ahmad Yani memang daerah khusus balapan.

‘’Memang ada razia yang di lakukan pihak kepolisian, pada waktu sore hari. Tetapi, itu bukan menghentikan adanya balapan yang saban malam hari ada, malahan aksi balapan itu semakin banyak pula peminatnya,’’ terang Yanto.

Hal senada juga dilontarkan Ikbal (35), warga Jalan Ahmad Yani. Ia mengatakan, balapan liar ini sangat mengganggu warga, di karenakan knalpot yang mereka miliki sangat berisik.

Apalagi bagi yang mempunyai anak bayi, membuat anak susah untuk tidur akibat bising yang keluar dari suara knalpot.

‘’Saya berharap pihak kepolisian melakukan tindakan, untuk menertibkan aksi balapan yang terjadi di Jalan Ahmad Yani setiap malam hari,’’ ujarnya.

Namun balapan liar ini ternyata menjadi tontonan yang menarik bagi masyarakat yang ingin menghilangkan jenuh.

Tetapi bagi yang tinggal di pinggiran Jalan Ahmad Yani, merupakan suatu kebisingan.

‘’Jadi saya sangat berharap agar aksi balapan liar ini, bisa dipindakan ke jalan lain seperti jalan lingkar yang ada di kantor bupati,’’ ungkapya.(rdh)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.