Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Main Petak Umpet, Kondisi Jenazah Berpelukan

Dua Remaja Tewas dalam Air

Jum´at, 20 Januari 2012 00:23 | Rokan Hilir | Hukum Kriminal | Dumai Pos


 
BAGANSIAPIAPI  — Ini peringatan bagi para orangtua khususnya yang bertempat tingal di pingiran sungai. Dua remaja Hamdani (16) dan Rahmad Rezki (15) Selasa (17/1) petang, tewas tenggelam setelah hampir setengah jam berada dalam air di bawah jembatan di sebuah sungai RT09/RW01, Parit Muneh, Kepenghuluan Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokanhilir, sekira pukul 18.30 WIB. Data diperoleh Dumai Pos, Rabu (18/1) mengatakan saat kejadian kedua anak ini mandi bersama empat orang temannya sekitar jam 17.30 WIB sambil main petak umpat. Setelah beberapa menit bermain, dua dari enam anak tersebut masing-masing Hamdani (15) dan Rahmad Rizki (15), masuk ke bawah jembatan dengan maksud melarikan diri dari kejaran temannya yang kalah. “Karena terlalu lama dan 4 teman lainnya merasa sudah terlalu lama berendam di dalam air teman mereka Hamdani dan Rahmad Rizki tidak muncul-muncul juga. Diduga korban tersangkut kayu di bawah air. Setelah menunggu lama teman korban melakukan pencarian. Karena tidak menampakkan diri juga hampir satu jam lalu teman-teman memutuskan untuk pulang ke rumah memberitahukan kepada orang tua korban,” kata Kapolres Rohil Auliansyah SIK SH MH melalui Kapolsek Bangko, Kompol Irmadison saat di konfirmasi,

Dijelaskannya lagi setelah memberitahukan kepada orang tua korban dan oleh kakak korban lalu mereka bersama-sama warga melakukan pencarian di lokasi tempat bermain. Saat ditemukan Kedua remaja ini dalam kondisi berpelukan.

Kapolsek juga berpesan atas kejadian ini kepada orang tua untuk memperhatikan anak-anak mereka dalam bermain. Apalagi mereka bermain didalam air,dan kepada anak-anak untuk jangan bermain petak umpat di dalam air,karena resikonya sangat besar sekali,

“Kalau hanya bermain petak umpat kan bisa di darat tidak harus di air. Kita mengimbau juga kepada para orang tua agar lebih memperhatikan anak-anak mereka dalam bermain. Jangan sampai kejadian yang menimpa kedua korban Hamdani dan Rahmad Rizki terulang lagi,” kata Irmandison.
Hingga berita ini diturunkan, saat ini di rumah duka masih dipenuhi para pelayat dan kerabat kedua korban.

Saat ini keluarga korban masih yang terlihat shock dan belum mau berbicara atas kepergian anaknya.

Menurut salah seorang orang tua dari empat teman korban, Supram (43), kedua korban diketahui tenggelam menjelang Magrib. Saat bermain-main dalam air, kedunya berenang ke bawah jembatan, menghindari kejaran kawan-kawannya. Ketika teman-temannya hendak pulang ke rumah, namun keduanya tak kunjung kelihatan.(*/kar/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.