Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Tahun ini, Ekspedisi Sungai Kampar

Sabtu, 14 Januari 2012 11:20 | Kampar | Riau Pos

 

 
PEKANBARU - Di tahun 2012 ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau melalui Bidang Budaya, Bahasa dan Seni, akan melanjutkan ekspedisi empat sungai.

Kali ini, ekspedisi empat sungai dilanjutkan ke kawasan Sungai Kampar.

Hal ini menyusul sudah disetujuinya anggaran ekspedisi Sungai Kampar yang sudah disahkan di dalam APBD Riau.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Riau, Drs Raja M Yamin melalui Kabid Nilai Budaya, Bahasa dan Seni, Yoserizal Zen kepada Riau Pos, Jumat (13/1).

Yoserizal menyebutkan, Provisni Riau dikelilingi empat sungai besar, yakni Sungai Siak, Sungai Rokan, Sungai Kampar dan Sungai Kuantan.

Dua sungai besar lainnya sudah dilakukan ekspedisi di tahun 2009 dan 2011 lalu.

Sementara tahun 2012 ini dilanjutkan dengan ekspedisi Sungai Kampar.

“Dan kalau tidak ada halangan, 2013 dilanjutkan dengan ekspedisi Sungai Kuantan di Kabupaten Kuansing,” ujarnya. Pelaksanaan ekspedisi empat sungai di Riau ini, bertujuan untuk menggali nilai-nilai, situs-situs kebudayaan yang dimiliki di Riau.

Tim akan melakukan ekspedisi dari hulu sungai hingga hilir sungai. Menelusuri sungai, melakukan wawancara penduduk setempat, mengumpulkan data dan informasi serta benda-benda yang berkaitan dengan nilai dan sejarah kebudayaan di Riau.

Biasanya, butuh waktu enam bulan untuk merampungkan ekpedisi sungai.

Kegiatan ekspedisi empat sungai, menurutnya sangat penting. Ini dimaksudkan agar nilai-nilai sejarah dan budaya yang ada di Riau, terutama yang berada di sekitar kawasan sungai tidak hilang dan bisa kembali berkembang serta terangkat ke permukaan.(dac/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.