Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Tak Tinggal di Kampar, Pejabat Nonjob

Sabtu, 14 Januari 2012 11:00 | Kampar | Riau Pos

 


BANGKINANG - Sebanyak 30 orang pejabat eselon II, III dan IV dilantik oleh Bupati Kampar, H Jefry Noer. Para pejabat yang dilantik terdiri dari dua orang eselon IIb, 15 orang pejabat eselon IIIa, 11 orang pejabat eselon IIIb dan dua orang pejabat eselon IVa.

 Pelantikan dilaksanakan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer di aula Kantor Bupati, Jumat (13/1).

Hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Kampar H Ibrahim Ali SH, Ketua TP PKK Kampar Hj Eva Yuliana, unsur forum koordinasi pimpinan daerah, dan para pejabat di lingkungan Pemkab Kampar.

 Bupati mengatakan, pelantikan dilaksanakan untuk mengoptimalkan kinerja pemerintah, oleh sebab itu, pejabat yang dilantik hendaknya dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Pejabat tingkat kabupaten diwajibkan berdomisili di ibu kota Kabupaten Kampar, sedangkan pejabat tingkat kecamatan diwajibkan berdomisili di ibu kota kecamatan tempat yang bersangkutan bertugas.

‘’Bagi yang tidak bersedia berdomisili di daerah tugasnya, maka akan diberi sanksi nonjob,’’ tegas bupati.

Bupati mengungkapkan, untuk menjadikan Kampar sebagai kabupaten terkemuka di Riau harus didukung oleh kinerja para camat dan pejabat yang mengemban amanah untuk memegang jabatan. Untuk itu, lanjutnya, kini tidak zamannya lagi berleha-leha alias bersantai-santai.

Terkait penerapan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru yang ditandai dengan pelantikan para pejabat dalam skala yang lebih besar, bupati menyebutkan bahwa hal itu akan dilaksanakan pada akhir Januari 2012.

Di samping itu, bupati juga mengingatkan kepada para pejabat yang ada di Kabupaten Kampar untuk menunjukkan kinerja dan komitmen membangun daerah.

Berdasarkan pantauan Riau Pos, jumlah pejabat yang dilantik sebanyak 30 orang, dua di antaranya eselon IIb yaitu Mawardes sebagai Kepala Dinas Pertambangan dan Azwan MSi sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah.

Pelaksanaan pelantikan kemarin cukup menarik perhatian para pegawai Pemkab Kampar, bahkan juga sejumlah masyarakat.(why/rdh/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.