Tutup DAPATKAN BUKU:

Karya Sastra, Seni Budaya, Jurnalistik dan lain sebagainya

Kontak: 081365007573


Riau

Rumit, Syarat CPNS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi saat mengakses website panselnas Menpan membuat ratusan pelamar CPNS kebingungan. Hal ini terlihat di hari pertama, Sabtu (20/9) sa

Pekanbaru

Pesawat Dara Air Meledak di Bandara SSK II P ...

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pesawat Dara Air jenis B737-900-ER dengan nomor penerbangan DRA 128 route Jakarta-Pekanbaru meledak dan terbakar di  shoulder area Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanb

Nasional

Kalau Ada Jatah-jatahan, Bukan Koalisi Tanpa ...

Pasangan presiden-wapres terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Foto: dok.JPNN JAKARTA - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menilai, ada sisi positif dan negatif dari pengumuman komposisi menteri yang disampaikan

OPINI PEMBACA

Redesign Pilkada

Pertama, pijakan kita tentu berangkat dari uji materi judicial review/JW) UU Nomor 42/2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) oleh Koalisi Masyarakat Sipil (Effendi Gazali) pada 2013 lalu. Salah satu poinnya, meminta MK membatalkan sejumlah pasal dalam UU tersebut. Yaitu Pasal 3 ayat (5) UU PPWP yang menyatakan; Pilpres dilaksanakan setelah pemilu DPR, DPD, dan DPRD....


Pemprov Susun Formulasi Guru Bantu Daerah

Sabtu, 14 Januari 2012 10:27 | Riau | Pendidikan | Riau Pos




 
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau sedang mempersiapkan formulasi baru untuk penanganan guru bantu di daerah.

Ini menjadi perhatian sebagai upaya menindaklanjuti Peraturan Pemerintah yang meminta kepada daerah untuk mengurangi tenaga honorer khususnya untuk guru bantu di daerah.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit kepada Riau Pos, Jumat (13/1). Menurutnya, formulasi diperlukan untuk mencari jalan keluar terbaik dalam peningkatan kualitas pendidikan. Tanpa mengurangi kesejahteraan tenaga pengajar.

Dia menambahkan, tenaga guru merupakan unsur yang tergolong penting dalam dunia pendidikan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Riau tetap memberikan perhatian esktra, agar berperan positif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

‘’Proses belajar-mengajar harus terus berjalan dengan baik. Guru, sarana prasarana, murid merupakan elemen yang tak terpisahkan. Ini yang harus tetap mendapatkan perhatian,’’ ujar Wagubri.

Dia tidak menjelaskan secara detail bentuk formulasi yang disusun. Hanya saja, dia memberikan gambaran, bahwa solusi akan mempertimbangkan seluruh stakeholder terkait.

Untuk itu Pemprov Riau akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam mencari formulasinya agar terdapat sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah.

Selain itu langkah ini bertujuan untuk mendukung pengembangan pendidikan di Bumi Lancang Kuning.(rio/rpg)



Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.

Check PageRank