Tutup DAPATKAN BUKU:

Karya Sastra, Seni Budaya, Jurnalistik dan lain sebagainya

Kontak: 081365007573

Riau

Presiden Ternyata Belum Terima RTRW Riau

  JAKARTA (RIAUPOS.CO) -  Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi menyatakan hingga saat ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Pekanbaru

Masyarakat Riau Long March, Kecam Kebiadaba ...

Ribuan warga Riau yang berada di Pekanbaru melakukan aksi long march dan penggalangan dana. Mereka juga mengecam aksi serangan Israel ke warga Gaza di Palestina, Ahad (13/7/2014). Foto: DEFIZAL/RIAU POS   PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sejumlah elemen masyarakat di Pekanbaru terus menggelorakan kecaman keras pada aksi biadab Israel. Ahad (13/7) kemari

Nasional

Biaya Naik, Paspor JCH Digratiskan

  JAKARTA (JPNN.COM) - Pemerintah telah menetapkan kenaikan pembuatan paspor biasa dari Rp255 ribu menjadi Rp355 ribu. Kenaikan harga itu bertep

OPINI PEMBACA

Mungkinkah Kita Sudah Kafir?

BILA kita mau merenung dan memikirkan secara sungguh-sungguh, mencari jawaban untuk pertanyaan “mengapa atau apa penyebab dari semua bencana yang menimpa manusia? maka jawabannya hanya satu, yaitu karena hukum tidak ditegakk


Pemprov Susun Formulasi Guru Bantu Daerah

Sabtu, 14 Januari 2012 10:27 | Riau | Pendidikan | Riau Pos



 
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau sedang mempersiapkan formulasi baru untuk penanganan guru bantu di daerah.

Ini menjadi perhatian sebagai upaya menindaklanjuti Peraturan Pemerintah yang meminta kepada daerah untuk mengurangi tenaga honorer khususnya untuk guru bantu di daerah.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit kepada Riau Pos, Jumat (13/1). Menurutnya, formulasi diperlukan untuk mencari jalan keluar terbaik dalam peningkatan kualitas pendidikan. Tanpa mengurangi kesejahteraan tenaga pengajar.

Dia menambahkan, tenaga guru merupakan unsur yang tergolong penting dalam dunia pendidikan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Riau tetap memberikan perhatian esktra, agar berperan positif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

‘’Proses belajar-mengajar harus terus berjalan dengan baik. Guru, sarana prasarana, murid merupakan elemen yang tak terpisahkan. Ini yang harus tetap mendapatkan perhatian,’’ ujar Wagubri.

Dia tidak menjelaskan secara detail bentuk formulasi yang disusun. Hanya saja, dia memberikan gambaran, bahwa solusi akan mempertimbangkan seluruh stakeholder terkait.

Untuk itu Pemprov Riau akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam mencari formulasinya agar terdapat sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan daerah.

Selain itu langkah ini bertujuan untuk mendukung pengembangan pendidikan di Bumi Lancang Kuning.(rio/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.