| Jum´at 18-05-2012 |
| Sabtu, 19-05-2012 14:46:59 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 18:03 | | | Nindy dan Astrid Fitting Gaun |
| 21:20 | | | Sore Tamu Ayah, Malam Tamu Aliya |
| 13:51 | | | Jajal Dunia Tarik Suara |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:42 | | | Perbaikan Stadion Kuansing Perlu ... |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 23:34 | | | Harimau Sumatera Sisa 400 Ekor |
PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan
PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i
BOGOR - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari
Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.
TEMBILAHAN - Warga Desa Sungai Belah, Kecamatan KualaIndragiri, Kabupaten Indragiri, Senin (2/1) menjelang Maghrib, berhasil menangkap seekor buaya yang memangsa seorang anak, Rio Candra (14) pada Sabtu (31/12) lalu di Sungai Merusi.
Informasi yang dirangkum Riau Pos tadi malam, buaya tersebut ditangkap di perairan Sungai Merusi tidak jauh dari lokasi kejadian.
Sayangnya, setelah ditangkap dan perut buaya dibelah, warga menemukan jasad Rio sudah tidak utuh.
Tangan, kaki dan bagian tubuh lain terpotong lima, kepala, tangan kiri, dua kaki putus, badan dan tangan kanan menyatu. Buaya ditangkap setelah dipanggil oleh pawang.
Manurut Camat Kuindra, TM Syafullah, Rio dimangsa buaya yang panjangnya mencapai 5 meter itu usai mencari kayu bakau bersama ayahnya, Syahrudin (40), pada Sabtu lalu sekitar pukul 17.00 WIB.
Petang itu, sebelum naik ke darat, Rio mencuci kakinya yang berlumpur dari atas sampan pompong.
“Dia mencuci kakinya dari atas pompong dengan menjuntaikan kakinya, saat bersamaan ia disambar buaya,” ujar TM Syaifullah.
Melihat anaknya disambar buaya, lanjut Camat, ayah korban, Syahrudin sempat memberikan pertolongan dan terjadi tarik menarik antara korban dengan buaya.
Namun karena posisi ketika itu sudah masuk ke pinggir sungai, Rio tidak tertolong dan ditarik buaya ke dasar sungai.
“Saat itu hanya ada korban dan ayahnya, sehingga tidak ada yang bisa menolong,” jelas TM Syaifullah.
Setelah kejadian itu, ayah korban langsung meminta pertolongan pada warga dan melapor ke polisi. Pencarian buaya pemangsa manusia itu dilakukan selama dua hari dan Senin malam membuahkan hasil.
Sekdes Sungai Belah, Junaidi saat dihubungi tadi malam mengatakan jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga.
Rencananya korban akan dimakamkan Selasa (3/1) di Sungai Belah.
“Saya belum bisa jelaskan proses penangkapannya Pak, kami masih sibuk di rumah duka,” ujar Junaidi sembari mengatakan bahwa buaya itu ditangkap dengan cara dicari warga bersama pawang dengan menyisir dan menyelami sungai.(fat/rpg)