Tutup DAPATKAN BUKU:

Karya Sastra, Seni Budaya, Jurnalistik dan lain sebagainya

Kontak: 081365007573

Riau

Graha Pena Riau Cor Lantai Terakhir

 Chairman Riau Pos Group, Rida K Liamsi memasukkan ready mix (beton siap pakai) ke dalam bak pengangkut yang disaksikan Komisaris Riau Pos Group, Amril Noor, Asparaini Rasyad, Pemimpin Perusahaan Riau Pos, Asnida Syukur dan Pemimpin Redaksi Riau Pos, M Nazir Fahmi, Ahad (20/4/2014). Foto: Teguh Prihatna/Riau Pos.   PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pembangunan Gedung Graha Pena Riau terus berjalan sesuai progres. Ini menjadi spirit baru dengan dilakukannya pengeco

Pekanbaru

Perampok Gondol 3 Kg Emas, Rp500 Juta

  PEKANBARU (RIAUPOS.CO)-Semakin berani saja kawanan rampok di Pekanbaru. Di siang bolong sekitar pukul 13.00 dan di Jalan Sudirman, Ahad (20/4)

Nasional

Dahlan Iskan: Ada Teknologi, Petani Bisa Hem ...

 Menteri BUMN Dahlan Iskan melihat alat pengering padi yang dibuat mahasiswa Universitas Brawijaya. Foto: jpnn   BANGKALAN (JPNN.com) - Pagi sekitar pukul 09.30 WIB Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tiba di Desa Plakaran, Kecamatan Aros

OPINI PEMBACA

Mungkinkah Kita Sudah Kafir?

BILA kita mau merenung dan memikirkan secara sungguh-sungguh, mencari jawaban untuk pertanyaan “mengapa atau apa penyebab dari semua bencana yang menimpa manusia? maka jawabannya hanya satu, yaitu karena hukum tidak ditegakk


Jasad Korban Tak Utuh

Buaya Makan Manusia Ditangkap

Selasa, 03 Januari 2012 15:24 | Indragiri Hilir | Riau Pos

 

TEMBILAHAN - Warga Desa Sungai Belah, Kecamatan KualaIndragiri, Kabupaten Indragiri, Senin (2/1) menjelang Maghrib, berhasil menangkap seekor buaya yang memangsa seorang anak, Rio Candra (14) pada Sabtu (31/12) lalu di Sungai Merusi.

Informasi yang dirangkum Riau Pos tadi malam, buaya tersebut ditangkap di perairan Sungai Merusi tidak jauh dari lokasi kejadian.

Sayangnya, setelah ditangkap dan perut buaya dibelah, warga menemukan jasad Rio sudah tidak utuh.

Tangan, kaki dan bagian tubuh lain terpotong lima, kepala, tangan kiri, dua kaki putus, badan dan tangan kanan menyatu. Buaya ditangkap setelah dipanggil oleh pawang.

Manurut Camat Kuindra, TM Syafullah, Rio dimangsa buaya yang panjangnya mencapai 5 meter itu usai mencari kayu bakau bersama ayahnya, Syahrudin (40), pada Sabtu lalu sekitar pukul 17.00 WIB.

Petang itu, sebelum naik ke darat, Rio mencuci kakinya yang berlumpur dari atas sampan pompong.

“Dia mencuci kakinya dari atas pompong dengan menjuntaikan kakinya, saat bersamaan ia disambar buaya,” ujar TM Syaifullah.

Melihat anaknya disambar buaya, lanjut Camat, ayah korban, Syahrudin sempat memberikan pertolongan dan terjadi tarik menarik antara korban dengan buaya.

Namun karena posisi ketika itu sudah masuk ke pinggir sungai, Rio tidak tertolong dan ditarik buaya ke dasar sungai.

“Saat itu hanya ada korban dan ayahnya, sehingga tidak ada yang bisa menolong,” jelas TM Syaifullah.

Setelah kejadian itu, ayah korban langsung meminta pertolongan pada warga dan melapor ke polisi. Pencarian buaya pemangsa manusia itu dilakukan selama dua hari dan Senin malam membuahkan hasil.

Sekdes Sungai Belah, Junaidi saat dihubungi tadi malam mengatakan jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Rencananya korban akan dimakamkan Selasa (3/1) di Sungai Belah.

“Saya belum bisa jelaskan proses penangkapannya Pak, kami masih sibuk di rumah duka,” ujar Junaidi sembari mengatakan bahwa buaya itu ditangkap dengan cara dicari warga bersama pawang dengan menyisir dan menyelami sungai.(fat/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.