Tutup DAPATKAN BUKU:

Karya Sastra, Seni Budaya, Jurnalistik dan lain sebagainya

Kontak: 081365007573


Riau

Wagubri Terima Penghargaan Pengelolaan Keuan ...

SERAHKAN PENGHARGAAN: Wakil Presiden RI Boediono menyerahkan penghargaan kepada Wakil Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman di Jakarta, Jumat (12/9/2014). JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Wakil Presiden (Wapres) RI Boediono, memberikan penghargaan atas pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel kepada Provinsi R

Pekanbaru

Tarif Dinaikan, Hari Ini Listrik Dipadamkan ...

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -  Harapan warga ada peningkatan pelayanan agar pelayanan PLN bisa meningkat pasca kenaikan tarif dasar listrik ternyata

Nasional

Mercy untuk Menteri Jokowi Dibatalkan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Karena mendapat gelombang penolakan besar, Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) membatalkan pembelian mobil Mercedes-Benz untuk kabinet Jokowi-JK nanti. Setneg menyerahkan

OPINI PEMBACA

Redesign Pilkada

Pertama, pijakan kita tentu berangkat dari uji materi judicial review/JW) UU Nomor 42/2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) oleh Koalisi Masyarakat Sipil (Effendi Gazali) pada 2013 lalu. Salah satu poinnya, meminta MK membatalkan sejumlah pasal dalam UU tersebut. Yaitu Pasal 3 ayat (5) UU PPWP yang menyatakan; Pilpres dilaksanakan setelah pemilu DPR, DPD, dan DPRD....


Jasad Korban Tak Utuh

Buaya Makan Manusia Ditangkap

Selasa, 03 Januari 2012 15:24 | Indragiri Hilir | Riau Pos


 

TEMBILAHAN - Warga Desa Sungai Belah, Kecamatan KualaIndragiri, Kabupaten Indragiri, Senin (2/1) menjelang Maghrib, berhasil menangkap seekor buaya yang memangsa seorang anak, Rio Candra (14) pada Sabtu (31/12) lalu di Sungai Merusi.

Informasi yang dirangkum Riau Pos tadi malam, buaya tersebut ditangkap di perairan Sungai Merusi tidak jauh dari lokasi kejadian.

Sayangnya, setelah ditangkap dan perut buaya dibelah, warga menemukan jasad Rio sudah tidak utuh.

Tangan, kaki dan bagian tubuh lain terpotong lima, kepala, tangan kiri, dua kaki putus, badan dan tangan kanan menyatu. Buaya ditangkap setelah dipanggil oleh pawang.

Manurut Camat Kuindra, TM Syafullah, Rio dimangsa buaya yang panjangnya mencapai 5 meter itu usai mencari kayu bakau bersama ayahnya, Syahrudin (40), pada Sabtu lalu sekitar pukul 17.00 WIB.

Petang itu, sebelum naik ke darat, Rio mencuci kakinya yang berlumpur dari atas sampan pompong.

“Dia mencuci kakinya dari atas pompong dengan menjuntaikan kakinya, saat bersamaan ia disambar buaya,” ujar TM Syaifullah.

Melihat anaknya disambar buaya, lanjut Camat, ayah korban, Syahrudin sempat memberikan pertolongan dan terjadi tarik menarik antara korban dengan buaya.

Namun karena posisi ketika itu sudah masuk ke pinggir sungai, Rio tidak tertolong dan ditarik buaya ke dasar sungai.

“Saat itu hanya ada korban dan ayahnya, sehingga tidak ada yang bisa menolong,” jelas TM Syaifullah.

Setelah kejadian itu, ayah korban langsung meminta pertolongan pada warga dan melapor ke polisi. Pencarian buaya pemangsa manusia itu dilakukan selama dua hari dan Senin malam membuahkan hasil.

Sekdes Sungai Belah, Junaidi saat dihubungi tadi malam mengatakan jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Rencananya korban akan dimakamkan Selasa (3/1) di Sungai Belah.

“Saya belum bisa jelaskan proses penangkapannya Pak, kami masih sibuk di rumah duka,” ujar Junaidi sembari mengatakan bahwa buaya itu ditangkap dengan cara dicari warga bersama pawang dengan menyisir dan menyelami sungai.(fat/rpg)



Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.

Check PageRank