| Jum´at 18-05-2012 |
| Sabtu, 19-05-2012 14:46:35 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 18:03 | | | Nindy dan Astrid Fitting Gaun |
| 21:20 | | | Sore Tamu Ayah, Malam Tamu Aliya |
| 13:51 | | | Jajal Dunia Tarik Suara |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:42 | | | Perbaikan Stadion Kuansing Perlu ... |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 23:34 | | | Harimau Sumatera Sisa 400 Ekor |
PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan
PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i
BOGOR - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari
Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.
Kondisi salah satu ruang belajar di SMAN 2 Bangkinang yang tak memiliki dinding, baru-baru ini. (Foto: khairul amri/riau pos
Perbesar Gambar BANGKINANG - Saat ini, 226 siswa menimba ilmu di SMAN 2 Bangkinang Barat. Meski belajar di ruangan lokal seadanya, mereka tetap bersemangat untuk menimba ilmu.
Namun, pihak sekolah berharap dibangunkan lokal baru, supaya para siswa bisa belajar seperti layaknya siswa-siswi di SMA Negeri lain.
‘’Satu ruangan kami gunakan untuk empat fungsi, ruang kepala sekolah, ruang belajar, ruang tata usaha, dan ruang majelis guru. Mau bagaimana lagi, karena memang lokal kami masih sangat kurang. Meski begitu, siswa kami Alhamdulillah masih bersemangat untuk belajar,’’ ungkap Kepala SMAN 2 Bangkinang Barat Drs Khairullah MPd kepada Riau Pos, Selasa (19/7).
Didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Kasmi Nasruddin MPd, ia mengajak berkeliling melihat dari dekat kondisi ruangan lokal yang ada di sekolah itu.
Sekolah yang berdiri di atas lahan seluas dua hektare tersebut baru memiliki lima lokal permanen, yang terdiri dari dua bangunan. Satu bagunan terdiri dari tiga lokal, dan bangunan lain dua lokal.
Karena lokal tidak bisa menampung jumlah siswa dari kelas X hingga XII, akhirnya satu ruangan punya empat fungsi. Ada juga lokal yang disekat menjadi dua, sehingga dalam satu ruangan lokal terdapat dua rombongan belajar.
Saking tingginya semangat sekolah ini untuk tetap bisa menampung siswa, dengan inisiatif pihak sekolah dibangun satu lokal semi permanen berlantaikan semen, atap seng tapi berdiding papan. Sepintas lalu bangunan ini lebih mirip bedeng yang ditinggali tukang bangunan.
‘’Inilah yang kami sebut ruang VIP. Karena selain bentuknya beda, siswa di sini bisa belajar lebih nyaman, karena hanya satu rombel di sini, yaitu kelas XII IPA. Sedang tiga ruangan lain disekat. Cuma ini yang bisa kami lakukan untuk menutupi kekurangan ruang lokal belajar,’’ jelas Khairul.
Ia berharap, kalau bisa sekolahnya dijadikan atau masuk dalam program sekolah percontohan kecamatan yang sekarang sedang diprogramkan pemerintah. ‘’Maunya kami, kalau bisa sekolah percontohan kecamatan. Tapi kalau pun tidak, ya bangunan ruangan lokal baru pun sudah cukup. Karena lahan kami masih sangat luas,’’ katanya.(uli/rpg)