Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

SMAN 2 Bangkinang Kekurangan Lokal

Kamis, 21 Juli 2011 15:28 | Kampar | Pendidikan | Riau Pos
Kondisi salah satu ruang belajar di SMAN 2 Bangkinang yang tak memiliki dinding, baru-baru ini. (Foto: khairul amri/riau pos Perbesar Gambar

BANGKINANG - Saat ini, 226 siswa menimba ilmu di SMAN 2 Bangkinang Barat. Meski belajar di ruangan lokal seadanya, mereka tetap bersemangat untuk menimba ilmu.

Namun, pihak sekolah berharap dibangunkan lokal baru, supaya para siswa bisa belajar seperti layaknya siswa-siswi di SMA Negeri lain.

‘’Satu ruangan kami gunakan untuk empat fungsi, ruang kepala sekolah, ruang belajar, ruang tata usaha, dan ruang majelis guru. Mau bagaimana lagi, karena memang lokal kami masih sangat kurang. Meski begitu, siswa kami Alhamdulillah masih bersemangat untuk belajar,’’ ungkap Kepala SMAN 2 Bangkinang Barat Drs Khairullah MPd kepada Riau Pos, Selasa (19/7).

Didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Kasmi Nasruddin MPd, ia mengajak berkeliling melihat dari dekat kondisi ruangan lokal yang ada di sekolah itu.

Sekolah yang berdiri di atas lahan seluas dua hektare tersebut baru memiliki lima lokal permanen, yang terdiri dari dua  bangunan. Satu bagunan terdiri dari tiga lokal, dan bangunan lain dua lokal.

Karena lokal tidak bisa menampung jumlah siswa dari kelas X hingga XII, akhirnya satu ruangan punya empat fungsi. Ada juga lokal yang disekat menjadi dua, sehingga dalam satu ruangan lokal terdapat dua rombongan belajar.

Saking tingginya semangat sekolah ini untuk tetap bisa menampung siswa, dengan inisiatif pihak sekolah dibangun satu lokal semi permanen berlantaikan semen, atap seng tapi berdiding papan. Sepintas lalu bangunan ini lebih mirip bedeng yang ditinggali tukang bangunan.

‘’Inilah yang kami sebut ruang VIP. Karena selain bentuknya beda, siswa di sini bisa belajar lebih nyaman, karena hanya satu rombel di sini, yaitu kelas XII IPA. Sedang tiga ruangan lain disekat. Cuma ini yang bisa kami lakukan untuk menutupi kekurangan ruang lokal belajar,’’ jelas Khairul.

Ia berharap, kalau bisa sekolahnya dijadikan atau masuk dalam program sekolah percontohan kecamatan yang sekarang sedang diprogramkan pemerintah. ‘’Maunya kami, kalau bisa sekolah percontohan kecamatan. Tapi kalau pun tidak, ya bangunan ruangan lokal baru pun sudah cukup. Karena lahan kami masih sangat luas,’’ katanya.(uli/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.