Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Korban Justru Lagi Duduk di Motor

Ditabrak Truk, Wendi Kehilangan Kaki

Kamis, 14 Juli 2011 18:21 | Pelalawan | Hukum Kriminal | Riau Pos
Truk tronton pengangkut kayu bahan baku pulp menabrak lampu merah dan tiang listrik Rabu dinihari (13/7/2011). Seorang pengendara motor ikut tertabrak dan mengalami putus kaki kanan. (Foto: Bunyamin/Riau Pos) Perbesar Gambar

PANGKALANKERINCI, Riaupos.com - Korban kecelakaan lalu lintas di Pelalawan terus berjatuhan. Rabu (13/7) pukul 01.30 dinihari WIB, kecelakaan kembali memakan korban. Seorang pekerja toko di Pangkalalankerinci, Wendi (25) kehilangan kaki kanan akibat terseret truk tronton kosong yang ditabrak sebuah truk pengangkut bahan bahu pulp sarat muatan.

Peristiwa ini terjadi tepat di perempatan lampu merah jalan Maharaja Indera Pangkalankerinci ini. Korban langsung dilarikan warga ke Rumah Sakit (RS) Evarina Pangkalankerinci, namun sebelum pagi korban dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru untuk dilakukan operasi amputasi.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Pelalawan Iptu Arie mengatakan, tabrakan disebabkan rem blong. Truk tronton Hino BK9034BY bemuatan kayu chip bahan baku pulp RAPP yang bergerak dari jalan koridor tidak bisa dikendalikan lantaran rem tiba-tiba tidak berfungsi.

Truk seharusnya berbelok menuju pabrik RAPP, namun supir memutuskan berjalan lurus menuju jalan lingkar. Namun disaat yang sama sebuah truk trontom Hino tanpa muatan, BM8538AV sedang melewati lampu perempatan tersebut menuju pusat kota. Truk bermuatan 30 ton lebih kayu menabrak bagian badan truk kosong hingga terseret ke luar badan jalan.

‘’Jadi korban, Wendi waktu itu sedang berhenti, duduk di atas motor di sipmpang. Ketika bodi truk tronton kosong terseret ke samping, korban sama-sama ya tersapu, terseret kesamping juga. Sehingga kaki kanannya putus sampai betis, dan paha kirinya robek,’’ terang Arie.

Truk tronton bermuatan kayu terhenti di sisi jalan lingkar dalam posisi miring setelah merobohkan satu tiang listrik dan dua besi penyangga lampu merah. Ribuan potong kayu chip tumpah menutup badan jalan. Sedangkan truk kosong terlempar ke luar badan jalan. Sementara korban Wendi terpelanting beberapa meter dan rubuh di atas badan jalan. Sepeda motor milik Wendi yang hancur ditemukan di bawah truk kosong.

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa dua unit truk tronton, satu unit sepedamotor dan surat-surat kendaraan. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu supir truk bermuatan kayu atas nama Santos Sihombing. Yang bersangkutan diperiksa secara intensif penyidik Satlantas. Identitas supir truk kosong tidak diketahui karena langsung melarikan diri.

‘’Tersangkanya adalah supir truk kayu chip, korbannya pengendara motor dan supir truk yang tidak bermuatanyang sekarang masih melarikan diri. Hingga pertengahan 2011, kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Pelalawan semakin sering tajam. Sedikitnya 14 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka berat dan ringan dalam empat kasus laka lantas di Jalan Lintas Timur pada wilayah Kecamatan Bandar Seikijang.(bun/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.