| Jum´at 18-05-2012 |
| Sabtu, 19-05-2012 14:37:25 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 18:03 | | | Nindy dan Astrid Fitting Gaun |
| 21:20 | | | Sore Tamu Ayah, Malam Tamu Aliya |
| 13:51 | | | Jajal Dunia Tarik Suara |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:42 | | | Perbaikan Stadion Kuansing Perlu ... |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 23:34 | | | Harimau Sumatera Sisa 400 Ekor |
PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan
PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i
BOGOR - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari
Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.
PINGGIR - Kecelakaan maut terjadi di tanjakan lintas Pekanbaru-Duri Km 106 Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir, Selasa (20/12) sekitar pukul 20.00 WIB.
Truk tronton BM 8015 RO yang tengah ditarik truk lain menuju arah Pekanbaru tiba-tiba meluncur ke belakang karena tali pengikatnya putus.
Tak ayal lagi mobil Suzuki APV BM 1340 JK yang mengekor di belakang truk maut itu kena hantaman keras. Akibatnya sangat fatal. Dua dari delapan penumpang mobil APV tewas dan satu lagi luka berat.
Dua penumpang APV yang tewas serta satu yang luka berat adalah warga asal Jambi. Masing-masing Rudi Hartono (18) warga Kelurahan Lolo Gedang, Kabupaten Kerinci dan Hendra (38) warga Desa Baru Lempur, Kecamatan Gunung Raya, juga di Kabupaten Kerinci.
Sementara korban luka berat adalah Novia Wati (33) juga dari Kabupaten Kerinci.
Sedangkan lima korban lain yang selamat dalam insiden itu masing-masing Derita (34) dan anaknya Marniza (1,5), Lili Elpina (38) bersama anaknya Liana Amisa (2) serta Susi Yenti (39).
Kabarnya, rombongan dalam mobil APV itu baru sampai dari Malaysia. Mereka hendak pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Kerinci, Jambi. Namun dalam perjalanan dari Dumai menuju Pekanbaru, mobil yang membawa mereka tertimpa naas.
Hingga Rabu (21/12) siang, jenazah kedua korban yang tewas masih berada di Klinik Berkah Pinggir. Sedang Novia Wati yang patah-patah dalam kecelakaan tragis itu masih dirawat di Klinik Berkah Samsam.
Menurut Elpina, satu dari lima penumpang APV yang selamat mengaku sangat bingung memikirkan bagaimana caranya membawa pulang rekan-rekannya ke Kerinci, baik yang sudah meninggal maupun yang luka berat. ‘’Kalau ada orang Kerinci di sini, kami mengharapkan bantuan,’’ ujar Elpina penuh harap.
Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Mariyono SIK kemarin membenarkan telah terjadinya kecelakaan maut tersebut. Menurutnya, saat truk tronton terdorong mundur sebetulnya mobil APV yang dikendarai Asep Primarto sudah mengarah ke bagian kanan jalan. Karena jarak yang sudah sangat dekat, pinggang bagian kiri APV terkena hantaman juga. Akibatnya, dua penumpang yang duduk di jok bagian belakang APV tewas terjepit.
‘’Kasus kecelakaan maut ini kita tangani intensif,’’ kata Mariyono sembari menyebut bahwa kerugian materil dalam insiden ini mencapai Rp20 juta.(sda/rpg)