Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Hujan dan Pasang Dalam, Tembilahan Banjir

Selasa, 20 Desember 2011 09:41 | Indragiri Hilir | Riau Pos
Musim pasang ditambah hujan deras membuat sebagian besar jalan di Tembilahan terendam banjir, Senin (19/12/2011). (Foto: M Fathra Nazrul Islam/riau pos) Perbesar Gambar


TEMBILAHAN - Hujan yang mengguyur Kota Tembilahan sejak Senin (19/1) sekitar pukul 01.30 dini hari hingga Senin siang, membuat sebagian ruas jalanan dalam Kota Tembilahan digenangi air yang berketinggian mencapai 30 Cm, bahkan ada yang sampai menyentuh mesin sepeda motor.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, beberapa ruas jalan yang digenangi air akibat hujan dan pasang dalam, yakni Jalan Sudirman, Gajah Mada, M Boya Ujung, Sultan Syarif Qasim, Yos Sudarso dan Jalan Gunung Daek, serta beberapa ruas jalan lainnya. Sehingga dari pagi sampai siang tidak banyak aktivitas yang dapat dilakukan warga Kota Tembilahan.

Kebanyakan mereka lebih memilih untuk mengurung diri di rumah masing-masing, kecuali para pegawai negeri sipil (PNS), dan karyawan swasta lainnya. ‘’Memang hujan yang turun sejak subuh tadi (dini hari kemarin-red) membuat kita tidak dapat melakukan aktivitas di luar rumah,’’ ujar Liza warga Tembilahan, Senin (19/12).

Sementara itu Faisal warga Tembilahan lainnya mengeluhkan genangan banjir di sejumlah jalan tersebut. Sebab menurutnya kondisi itu terjadi setiap hujan lebat turun. Dia minta instansi terkait untuk lebih melakukan antisipasi menangani genangan air yang tidak mengalir.

Pasalnya, selain genangannya cukup dalam dia juga mengaku akibat dari itu menimbulkan bau tidak sedap.

‘’Saya rasa ini hanya masalah drainase saja yang kurang berfungsi. Genagan air ini akibat tersumbatnya jalan keluar air,’’ kata Faisal.

Adapun beberapa drainase yang mengalami masalah lanjut Faisal, seperti drainase Jalan Kartini, Yos Sudarso, Gajah Mada, M Boya ujung, Sultan Syarif Qasim dan jalan lainnya. Dari dulu katanya, jika hujan lebat turun, jalan-jalan yang tergenang oleh air hanya itu-itu saja. Sehingga kuat dugaan bahwa drainasenya yang tidak bagus dan perlu perbaikan. Kondisi ini cukup mengganggu para pengguna jalan, terutama pejalan kaki.

Karena tak jarang terkena percikan air kotor ini saat kendaraan melintas.

‘’Kadang-kadang kasihan lihat orang yang berjalan kaki, terkena percikan air,’’ ungkapnya. Salah satu penyebabnya tidak berfungsinya saluran drainase yang ada di kawasan ini, menurut Faisal adalah akibat terjadinya pendangkalan oleh sampah dan lumpur.

‘’Kalu tidak segera diperbaiki masalah ini juga berpotensi mempercepat kerusakan ruas jalan ini,’’ tambahnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kimpraswil Inhil HM Nasir menyatakan terkait masih adanya jalan yang tergenang banjir tersebut pihaknya terus dan akan melakukan pembersihan saluran drainase tersebut, baik dari tumpukan lumpur maupun sampah.

‘’Kita sebenarnya rutin mengadakan pembersihan saluran drainase yang ada dengan melakukan pengangkatan sampah dan lumpur yang dapat menghambat aliran air dalam saluran drainase ini,’’ sebut Nasir.(fat/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.