Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Nilai Lelang Lewat LPSE Cuma Rp126 Milyar

Jum´at, 17 Juni 2011 16:11 | Riau | Pendidikan | Riau Plus

"Dinas Pendidikan Riau itu, ada 25 paket yang lelangnya lewat LPSE. Dinas ini yang paling banyak daripada dinas atau badan lainnya"

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Sejak dicanangkan Gubernur Riau HM Rusli Zainal, Januari 2011 lalu, hingga kini baru sekitar 64 paket lelang pengadaan barang dan jasa, dengan menggunakan sistim layanan pengadaan secara elektronik (LPSE). Nilai puluhan paket di beberapa satuan kerja (Satker) itu, baru mencapai Rp126 milyar.

Demikian diutarakan Sekretaris LPSE Provinsi Riau, Agussalim, kepada riauplus.com, Jumat (17/6) di Kantor Gubernur Riau."Sudah ada 64 paket yang lelangnya lewat LPSE. Jumlah nilai proyek semuanya itu sekitar Rp126 milyar,"ujarnya.

Agus menambahkan, dari beberapa satuan kerja yang lelang lewat LPSE ini, hanya Dinas Pendidikan Riau yang paling banyak menggunakan sistim ini dalam lelang pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov Riau. Selebihnya, Satker masih belum banyak yang menggunalan LPSE.

"Dinas Pendidikan Riau itu, ada 25 paket yang lelangnya lewat LPSE. Dinas ini yang paling banyak daripada dinas atau badan lainnya,"bebernya.

Saat ditanyakan masih banyakkah Satker yang belum mau menggunakan LPSE?Agus tidak menampiknya. Meski ada yang sudah menggunakannya, namun itu sepertinya hanya sekadar memenuhui saran Gubri saja."Karena memang, minimal setiap Satker itu satu paket menggunakan LPSE,"tukasnya lagi. M. Nur Zein

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.