Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

IRT Jadi Bandar Sabu Kelas Kakap

Senin, 20 Juni 2011 15:05 | Pekanbaru | Hukum Kriminal | Riau Plus

"AKBP MR Nainggolan : Tersangka ini sangat licik. Kita sudah lama mengincarnya. Bahkan dua kali penggerebekan kita yang terakhir, tersangka mampu meloloskan diri dari sergapan petugas"

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, berhasil membekuk seorang ibu rumah tangga (IRT), Lilis Suryani alias Incim (43), yang merupakan bandar sabu kelas kakap. Dari tangan warga Kampung Dalam  Senapelan ini, polisi menemukan sabu senilai Rp118 juta.

Kasubdit III Ditnarkoba Polda Riau, AKBP MR Nainggolan, Senin (20/6) mengatakan, kalau tersangka sudah menjadi target operasi sejak setahun lalu. Namun, karena kelicikannya tersangka berhasil meloloskan diri.

"Tersangka ini sangat licik ini. Kita sudah lama mengincarnya. Bahkan dua kali penggerebekan kita yang terakhir, tersangka mampu meloloskan diri dari sergapan petugas,"jelasnya.

Penangkapan tersangka ini terjadi, Kamis (17/6) sekitar pukul 14.30Wib, di rumah anaknya di Jalan Kapas Gang Perwira, Tenayan Raya. Begitu disergap tersangka tak berkutik lagi. Polisi berhasil mengamankan 20 paket sabu seharga Rp118 juta.

"Barang bukti itu ditemukan di tas pinggang tersangka dan kamar yang ditempatinya saat berkunjung ke rumah anaknya itu. Kemudian juga ditemukan alat hisap bong, buku catatan penjulan sabu dan ribuan plastik pembunglus sabu,"sebutnya.

Berdasarkan pengembangan dari tersangka, polisi berhasil menangkap menantu tersangka Iwan (30), di Jalan Singgalang. Selain itu, polisi juga menduga tersangka tergabung dalam sindikat kelas kakap yakni AP dabn AC, yang masih diburu. M. Nur Zein

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.