Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Suami Bunuh Istri Hamil 7 Bulan di Tembilahan

Jum´at, 09 Desember 2011 16:44 | Indragiri Hilir | Hukum Kriminal | Riau Pos



TEMBILAHAN - Warga Lorong Belaras, Jalan H Said, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (8/12) sekitar pukul 08.15 WIB digemparkan dengan peristiwa pembunuhan yang diduga dilakukan oleh seorang suami, Charles (28), terhadap Fitriyanti (25) yang merupakan istrinya sendiri.

Parahnya, sang istri yang tewas bersimbah darah akibat ditikam menggunakan pisau belati di bagian leher, lengan, paha kanan dan kiri hingga pinggul tersebut, sedang hamil 7 bulan. Pantauan Riau Pos di rumah duka sekaligus TKP kemarin pagi, jasad korban terkapar sekitar 1 jam menunggu proses identifikasi oleh pihak Polres Inhil.

Sedangkan pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai penarik beca itu tidak sempat melarikan diri setelah membunuh istrinya dan langsung diamankan petugas Reskrim Polres Inhil. Di TKP juga terdengar pembicaraan warga bahwa kuat dugaan pembunuhan itu disebabkan faktor kecemburuan pelaku terhadap korban yang diduga berselingkuh.

Pagi itu juga, seorang laki-laki yang menurut warga ayah dari pelaku, datang melihat langsung kondisi menantunya Fitriyanti yang mengenakan baju tidur bermotif warna merah, tergeletak bersimbah darah di dapur rumah yang berukuran sekitar 2x3 meter itu. Karena sulit menahan emosi, laki-laki yang ditaksir berusia 55 tahun itu sempat mengamuk dan berhasil diredam oleh anaknya.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Efendi, membenarkan peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka terhadap istrinya sendiri.

‘’Untuk penyebab yang pasti mengapa tersangka tega berbuat nekat menghabisi istrinya sendiri, kita masih belum menjelaskan. Sebab sampai saat ini tersangka masih dalam proses pemeriksaan oleh petugas kita,’’ kata Kasat Reskrim AKP Efendi.

Namun dari hasil olah TKP yang sudah dilakukan oleh petugas, diduga perbuatan tersangka karena terbakar oleh api cemburu terhadap istrinya yang kini mempunyai anak satu, dan sedang mengandung sekitar 7 bulan.

Dari hasil visum yang sudah dilakukan oleh tim medis RSUD Puri Husada Tembilahan pada diri korban, ditemukan adanya sejumlah luka tusukan yang dilakukan oleh tersangka, di antaranya luka tusuk pada bagian leher sebalah kanan, kemudian luka tusuk pada bagian paha sebelah kanan dan sebelah kiri, masing-masing 1 luka. Di bagian lengan tangan sebelah kanan, dan bagian pinggul sebelah kiri juga terdapat luka tusukan.(fat/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.