Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Banten Minta Tak Ada Cabor Tambahan

Sabtu, 14 Mei 2011 18:17 | Nasional | Olahraga | Redaksi

""KONI Provinsi Banten menyambut baik penegasan Kemenegpora yang mengembalikan cabang olahraga yang dipertandingkan di PON XVIII sesuai keputusan awal. Sesuatu yang ditambah di paro perjalanan mengindikasikan ada sesuatu yang tidak beres""

PEKANBARU (RP) – KONI Banten secara resmi mendukung tak ada penambahan cabang olahraga dari 39 cabang olahraga resmi dipertandingkan di PON XVIII lewat Raparnas beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan Ketua Umum KONI Provinsi Banten,  H Ady Surya Dharma, SE kepada Ketua Harian  KONI Riau, Drs  H Yuherman Yusuf, saat melakukan kunjungan silaturahmi di Serang, Jumat (1/4).

Dalam kunjungan ke KONI Banten itu, Yuherman Yusuf didampingi tiga pengurus KONI Riau masing-masing Bismar Rambah (Biro Umum dan Hukum), Abdul Rais (Badan Audit Internal) dan H Syafriadi (Biro Humas, Media dan Promosi.

“KONI Provinsi Banten menyambut baik penegasan Kemenegpora yang mengembalikan cabang olahraga yang dipertandingkan di PON XVIII sesuai keputusan awal. Sesuatu yang ditambah di paro perjalanan mengindikasikan ada sesuatu yang tidak beres,” ujar Ady Surya Dharma.

Turut hadir dalam pertemuan ini pengurus KONI Banten lainnya yakni Drs Sutaryono, MSi (Wakil Sekretaris Umum I), Drs Hengky S Bremser (Wakil Bidang Pembinaan Prestasi), Drs  H  Dody Suryadi (Ketua Badan Audit Internal), Drs Mulyadi Natasupena (Wakil Biro Umum), H. Djajuli Khasas (Ketua Komisi Diktar) dan Kosasih (Bidang Organisasi).

KONI Riau mendatangi KONI Provinsi Banten, disamping bersilaturahmi sekaligus  menjelaskan Surat Kementerian Pemuda dan Olahraga Nomor 0349/SESKEMENPORA/02/2011 tertanggal 25 Februari 2011 yang dialamatkan kepada Ketua Umum KONI Pusat.

Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Kementerian, Wafid Muharam itu, Menteri Pemuda dan Olahraga menegaskan dua hal penting.

Pertama, PON XVIII Tahun 2012 tetap dilaksanakan di Riau sebagaimana telah ditetapkan dalam keputusan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Nomor 0039 Tahun 2010 tanggal 16 Februari 2010.

Kedua, cabang olahraga yang dipertandingkan dalam PON XVIII Tahun 2012 di Riau adalah sesuai keputusan Ketua Umum KONI Nomort 73/2010 tanggal 15 Februari 2010. “Terbitnya surat Menteri Pemuda dan Olahraga ini menegaskan bahwa PON XVIII tetap dilaksanakan di Riau, dan empat cabang olahraga tambahan yang diputuskan dalam rapat anggota KONI Pusat bulan lalu di Pekanbaru yang seyogianya digelar di Provinsi Jawa Barat tidak jadi dipertandingkan, yakni drumband, hoki, berkuda dan dansa,” ungkap Yuherman Yusuf.(rls/das)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.