Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Cari Durian, Seorang Tewas, Satu Hilang di Sungai Kampar

Rabu, 07 Desember 2011 16:28 | Kampar | Kecelakaan | Riau Pos


BANGKINANG - Bermaksud mencari durian di seberang Sungai Kampar tepatnya di kawasan aliran Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang Kabupaten Kampar, satu orang pemuda bernama Neto Prima (21) ditemukan tewas, sedangkan satu orang lagi bernama Regar hilang di Sungai Kampar.

Kapolres Kampar AKBP Trio Santoso SH SIK melalui Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Wahyudi kepada Riau Pos, Senin (5/12) mengatakan, korban Neto ditemukan di Sungai Kampar dalam keadaan kritis dan meninggal dunia di Puskesmas Bangkinang Barat, sedangkan Regar hingga kemarin masih belum ditemukan.

Kejadian itu bermula pada pukul 14.30 WIB, Senin (5/12), korban Neto Prima bersama enam temannya bernama Wawan, Indri, Tamar, Reno dan Regar pergi ke tepian anak Sungai Kampar dengan tujuan mencari durian di seberang Sungai Kampar. Kemudian, lima orang terjung ke sungai untuk menyeberang.

Dua orang korban bernama Renol dan Indri berhasil sampai ke seberang, sedangkan Tamar kembali ke tepian. Akan tetapi korban Neto Prima dan Regar hanyut terbawa arus yang deras.

Pada Senin (5/12) sekitar pukul 15.30 WIB telah ditemukan korban tenggelam di Sungai Kampar di kawasan aliran sungai PLTA Kotopanjang atas nama Neto Prima (21) asal Desa Lereng, Kecamatan Kuok dalam keadaan kritis dan meninggal dunia di Puskesmas Bangkinang Barat.

‘’Korban Regar belum berhasil ditemukan sampai saat ini, dan sedang diupayakan mendatangkan tim Basarnas dari Pekanbaru guna membantu mengevakuasi korban yang belum ditemukan,’’ ungkapnya.(why/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.