| Jum´at 18-05-2012 |
| Sabtu, 19-05-2012 14:01:14 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 18:03 | | | Nindy dan Astrid Fitting Gaun |
| 21:20 | | | Sore Tamu Ayah, Malam Tamu Aliya |
| 13:51 | | | Jajal Dunia Tarik Suara |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:42 | | | Perbaikan Stadion Kuansing Perlu ... |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 23:34 | | | Harimau Sumatera Sisa 400 Ekor |
PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan
PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i
BOGOR - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari
Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.
Sebanyak 50 petak ruko di Pasar Air Molek, Kabupaten Inhu ludes terbakar, Senin (5/12/2011) pagi. (Foto: ahmad damri/riau pos)
Perbesar Gambar
AIR MOLEK - Sebanyak 50 petak rumah toko (ruko) di Jalan Sudirman Pasar Air Molek Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ludes terbakar.
Akibatnya, pedagang rugi ratusan miliar rupiah. Informasi yang berhasil dihimpun Riau Pos di lokasi kejadian, peristiwa terjadi Senin (5/12) sekitar pukul 06.30 WIB.
Awalnya, hanya muncul asap kecil di salah satu ruko. Namun beberapa saat setelah itu kobaran api terus membesar dan menjalar ke ruko lain.
Menurut salah seorang saksi mata yang juga warga Air Molek, Hariyadi Sanjaya SP, peristiwa kebakaran ini mengejutkan warga. Pasalnya, kobaran api terlihat saat aktivitas di Pasar Air Molek mulai ramai karena pedagang sudah bersiap-siap buka toko.
Namun tiba-tiba terjadi suara gaduh. Karena warga melihat kepulan asap di salah satu ruko. Tak lama setelah itu, kobaran api terus membesar dan menjalar ke petak ruko yang lain. Pemilik ruko berhamburan keluar menyelamatkan diri. Sebagian lagi berusaha menyelamatkan barang dagangannya.
Untung saja sejumlah pemadam kebakaran segera dikerahkan. Baik dari perusahaan sekitar, seperti PT Tungggal Perkasa Plantation (TPP), PT Medco, Pemda dan kendaraan milik warga Inhu. Ada 7 unit pemadam kebakaran yang dikerahkan ke TKP. Sampai pukul 11.00 WIB siang petugas masih memadamkan api yang menyala di reruntuhan ruko.
Salah seorang pedagang, Yuhanis Indra pada Riau Pos di lokasi kejadian mengatakan, saat kejadian dia masih di rumah di Kelurahan Tanjung Gading, sekitar 2 Km dari Pasar Air Molek. Indra tahu peristiwa itu dari dua adiknya, Edi dan Roni yang tinggal di ruko.
Pukul 6.30 WIB Indra ditelepon salah seorang adiknya, bahwa ada kepulan asap di salah satu ruko warga. Indra lalu buru-buru menuju ruko menggunakan sepeda motor. ‘’Beberapa surat berharga ada yang sempat saya selamatkan beserta komputer,’’ ujar Indra.
Ketua Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Kecamatan Pasir Penyu ini menceritakan, jelang api sampai ke rukonya, beberapa anggota keluarga berusaha menyelamatkan barang-barang. Tapi karena dagangan merupakan bahan bangunan, hanya beberapa yang terselamatkan.
‘’Kerugian belum bisa ditaksir. Jumlah ratusan juta,’’ ujar pemilik toko Sinar Baru ini.
Kabid Penanggulangan Bencana Daerah, Kesbangpol Kabupaten Inhu Drs Muklis Usman didampingi stafnya Tugino mengatakan, pihaknya langsung mendata pemilik ruko. Total ruko yang terbakar mencapai 50 unit dan 43 pemilik ruko.
‘’Satu pedagang ada yang memiliki dua petak ruko,’’ ucap Usman. Sejauh ini pihaknya belum bisa menaksir kerugian. Karena menunggu data yang lebih konkret dari pihak terkait.
Camat Pasir Penyu, Syahruddin mengatakan, pihaknya telah mencarikan solusi sementara untuk pedagang. Karena itu rencananya akan dibangun kios darurat di sekitar Taman Penyu Jalan Sudirman Air Molek.
Sementara, korban kebakaran akan tinggal di rumah pribadi masing-masing atau menumpang di rumah sanak keluarga. Kerugian belum bisa dipastikan. Tapi karena cukup banyaknya ruko yang terbakar kerugian bisa mencapai ratusan miliar rupiah. ‘’Nominalnya belum bisa disampaikan,’’ ucap camat.
Bupati Inhu Yopi Arianto SE bersama sejumlah pejabat turun meninjau lokasi kebakaran. Bupati dan rombongan melihat dari dekat ruko yang terbakar, serta usaha pemadaman.
Menurut Camat Pasir Penyu, saat turun, Bupati juga sempat berdialog dengan sejumlah pemilik ruko. Pemda akan membantu pembangunan kembali ruko sebagai tempat usaha pedagang. Namun perencanaan akan dimusyawarahkan kembali bersama pedagang, pihak Kelurahan dan Kecamatan, serta pihak terkait di Pemkab Inhu.
Kapolres Inhu AKBP Hermansyah SH SIK mengatakan, data sementara, api berawal dari korsleting listrik di salah satu ruko. Sejauh ini pihaknya telah memanggil dua saksi dan akan menurunkan tim forensik untuk tahu penyebab kebakaran.
‘’Tak ada korban jiwa, kerugian capai miliaran rupiah,’’ tegasnya.(ari/kas/rpg)