| Jum´at 18-05-2012 |
| Sabtu, 19-05-2012 13:54:46 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 18:03 | | | Nindy dan Astrid Fitting Gaun |
| 21:20 | | | Sore Tamu Ayah, Malam Tamu Aliya |
| 13:51 | | | Jajal Dunia Tarik Suara |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:42 | | | Perbaikan Stadion Kuansing Perlu ... |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 23:34 | | | Harimau Sumatera Sisa 400 Ekor |
PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan
PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i
BOGOR - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari
Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.
Lubang besar di Jalan Provinsi depan Kantor Camat Kempas, Desa Rumbai Jaya yang berbatasan dengan Kecamatan Keritang semakin dalam saat dilintasi dump truck batu bara PT RBH. (Foto: M Fathra Nazrul islam/riau pos)
Perbesar Gambar
TEMBILAHAN -Hingga Selasa (22/11) siang warga Kecamatan Kempas terus melakukan penghadangan terhadap mobil-mobil truk angkutan batu bara milik PT RBH yang bertonase 30 ton yang melintas di jalan lintas Indragiri Hulu (Inhu) menuju Indragiri Hilir (Inhil). Sebelumnya pada Ahad (20/11) malam sedikitnya terdapat 20 unit mobil pengangkut batu bara milik PT RBH yang kedapatan melintas di jalan tersebut.
Buyung, warga setempat, mengaku aksi menyuruh putar balik arah mobil milik PT RBH itu dilakukan pihaknya atas dasar diskusi antara pihak desa, kecamatan dan tokoh pemuda, masyarakat dan tokoh masyarakat lainnya. ‘’Setelah jalan lintas Kecamatan Batang Gangsal Inhu menuju Kecamatan Keritang, dan Kecamatan Kempas Inhil yang rusak akibat mobilitas milik PT RBH. Sekarang mereka malah melintas di jalan lintas Rengat-Tembilaha,’’ kata Buyung, saat dihubungi RPG melalui telepon genggamnya Selasa (22/11).
Selain mobil yang bermuatan batu bara milik PT RBH, kata Buyung, pihaknya juga melakukan penyetopan kepada mobil-mobil PT RBH yang dalam keadaan kosong atau yang tidak membawa muatan. Sebab menurutnya, kalau dibiar-biarkan dan tidak segera diambil tindakan tegas pihak perusahaan semakin merajalela, maka kerusakan jalan akan semakin bertambah parah, dan semua akan berimbas kepada penderitaan masyarakat. Sementara itu Camat Kempas Sugianto, membenarkan kejadian tersebut, bahkan menurutnya pada saat itu pihak supir pembawa mobil tidak mengindahkan permintaan warga untuk memutar arah tujuan maka kemungkinan besar akan terjadi tindakan anarkis yang nantinya berujung terjadinya tindakan-tindakan melanggar hukum.
‘’Benar kemarin malam (Ahad, 20/11) ada puluhan unit mobil yang dihadang warga karena melintasi jalur itu,’’ sebutnya. Atas nama masyarakat dan pemerintah kecamatan lanjut Sigianto pihaknya amat menyayangkan atas langkah yang dilakukan pihak perusahaan. Kenapa jalan yang baru dibangun, oleh pemerintah dan seharusnya bukan untuk dilintasi oleh mobil ukuran raksasa malah dilakukan. Sehingga terkesan jalan-jalan itu hanya milik PT RBH.
‘’Kita akan segera mengirimkan surat kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil, untuk segera mengkaji kembali Amdal dan adminitrasi lainnya,’’ cetus mantan Camat Tanah Mereh ini menjelaskan. Padahal sebelumnya PT RBH telah menadatangani MoU dengan Dinas PU Provinsi Riau, untuk melakukan perbaikan jalan hingga selesai namun saat ini pada kenyataannya perbaikan yang dilakukan tidak terealisasi sebagai mana yang dituangkan dalam perjanjian tersebut.
Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak PT RBH, bahkan RPG sudah berusaha mengirimkan SMS ke nomor 082172541XXX, tapi jawaban yang dikirim pihak RBH meminta untuk menghubungi Deputy Manager HRGA Port PT RBH. ‘’Koordinasikan saja ke pak Didik,’’ jawab SMS tersebut. Namun sayangnya nomor 08197648XXX yang diarahkan salah seorang Humas PT RBH setelah dihubungi RPG hingga kini belum ada jawaban.(pp/rpg)