Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Warga Kempas Hadang Mobil Batu Bara

Rabu, 23 November 2011 12:12 | Indragiri Hilir | Riau Pos
Lubang besar di Jalan Provinsi depan Kantor Camat Kempas, Desa Rumbai Jaya yang berbatasan dengan Kecamatan Keritang semakin dalam saat dilintasi dump truck batu bara PT RBH. (Foto: M Fathra Nazrul islam/riau pos) Perbesar Gambar


TEMBILAHAN -Hingga Selasa (22/11) siang warga Kecamatan Kempas terus melakukan penghadangan terhadap mobil-mobil truk angkutan batu bara milik PT RBH yang bertonase 30 ton yang melintas di jalan lintas Indragiri Hulu (Inhu) menuju Indragiri Hilir (Inhil). Sebelumnya pada Ahad (20/11) malam sedikitnya terdapat 20 unit mobil pengangkut batu bara milik PT RBH yang kedapatan melintas di jalan tersebut.

Buyung, warga setempat, mengaku aksi menyuruh putar balik arah mobil milik PT RBH itu dilakukan pihaknya atas dasar diskusi antara pihak desa, kecamatan dan tokoh pemuda, masyarakat dan tokoh masyarakat lainnya. ‘’Setelah jalan lintas Kecamatan Batang Gangsal Inhu menuju Kecamatan Keritang, dan Kecamatan Kempas Inhil yang rusak akibat mobilitas milik PT RBH. Sekarang mereka malah melintas di jalan lintas Rengat-Tembilaha,’’ kata Buyung, saat dihubungi RPG melalui telepon genggamnya Selasa (22/11).

Selain mobil yang bermuatan batu bara milik PT RBH, kata Buyung, pihaknya juga melakukan penyetopan kepada mobil-mobil PT RBH yang dalam keadaan kosong atau yang tidak membawa muatan. Sebab menurutnya, kalau dibiar-biarkan dan tidak segera diambil tindakan tegas pihak perusahaan semakin merajalela, maka kerusakan jalan akan semakin bertambah parah, dan semua akan berimbas kepada penderitaan masyarakat. Sementara itu Camat Kempas Sugianto, membenarkan kejadian tersebut, bahkan menurutnya pada saat itu pihak supir pembawa mobil tidak mengindahkan permintaan warga untuk memutar arah tujuan maka kemungkinan besar akan terjadi tindakan anarkis yang nantinya berujung terjadinya tindakan-tindakan melanggar hukum.

‘’Benar kemarin malam (Ahad, 20/11) ada puluhan unit mobil yang dihadang warga karena melintasi jalur itu,’’ sebutnya. Atas nama masyarakat dan pemerintah kecamatan lanjut Sigianto pihaknya amat menyayangkan atas langkah yang dilakukan pihak perusahaan. Kenapa jalan yang baru dibangun, oleh pemerintah dan seharusnya bukan untuk dilintasi oleh mobil ukuran raksasa malah dilakukan. Sehingga terkesan jalan-jalan itu hanya milik PT RBH.

‘’Kita akan segera mengirimkan surat kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil, untuk segera mengkaji kembali Amdal dan adminitrasi lainnya,’’ cetus mantan Camat Tanah Mereh ini menjelaskan. Padahal sebelumnya PT RBH telah menadatangani MoU dengan Dinas PU Provinsi Riau, untuk melakukan perbaikan jalan hingga selesai namun saat ini pada kenyataannya perbaikan yang dilakukan tidak terealisasi sebagai mana yang dituangkan dalam perjanjian tersebut.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak PT RBH, bahkan RPG sudah berusaha mengirimkan SMS ke nomor 082172541XXX, tapi jawaban yang dikirim pihak RBH meminta untuk menghubungi Deputy Manager HRGA Port PT RBH. ‘’Koordinasikan saja ke pak Didik,’’ jawab SMS tersebut. Namun sayangnya nomor 08197648XXX yang diarahkan salah seorang Humas PT RBH setelah dihubungi RPG hingga kini belum ada jawaban.(pp/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.