Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Kerusakan Jalan Tambusai Utara Makin Parah

Puluhan Truk Sawit Antre

Selasa, 15 November 2011 11:07 | Rokan Hulu | Riau Pos
Puluhan truk sawit antre terjebak macet karena ada kendaraan yang terperosok di Jalan Lintas Mahato-Rantau Kasai yang rusak parah, Senin (14/11/2011). (Foto: engki prima putra/riau pos) Perbesar Gambar


PASIR PENGARAIAN - Puluhan truk pengangkut sawit antre sepanjang satu kilometer di Jalan Lintas Mahato-Rantau Kasai Kecamatan Tambusai Utara, Senin (14/11) pagi. Pasalnya, jalan provinsi tersebut makin rusak parah setelah tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Informasi yang dirangkum Riau Pos di lapangan, kemacetan tersebut karena jalan yang belum diaspal itu hancur setelah hujan. Kemacetan makin menjadi ketika salah satu truk terperosok di jalan yang berlubang.

Arus transportasi baru pulih setelah anggota Lantas Polsek Tambusai Utara membantu kendaraan yang terpuruk bersama para supir dan warga setempat.  Kanit Lantas Polsek Tambusai Utara Bripka Mardiansyah ikut mengatur kelancaran arus lalu-lintas di jalan provinsi tersebut.

Yusri (25), warga Tambusai Utara mengeluhkan kondisi jalan tersebut kepada Riau Pos, Senin (14/11). Menurutnya, bila cuaca panas, warga yang melintas jalan itu setiap hari menghirup debu yang ditimbulkan pengerasan jalan yang belum selesai.  Kondisi ini  menyebabkan jarak pandang pengendara kendaraan bermotor terganggu, sehingga sangat rentan terjadi kecelakaan lalu-lintas.

‘’Bila hujan, badan jalan hancur. Akibatnya, kendaraan terpuruk dan terjadi antrean panjang,’’ keluhnya.

Ia mengaku sangat mendukung dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah memprogramkan perbaikan kerusakan jalan provinsi di daerah ini. Namun, ia berharap jalan tersebut segear diaspal sehingga tidak cepat rusak.

Hal senada diakui Kapolsek Tambusai Utara AKP Burhanuddin Majid melalui Kanit Lantas Polsek Tambusai Utara Bripka Mardiansyah yang ditemui  saat mengatur arus lalu-lintas di lokasi tersebut. Menurutnya, antrean panjang selalu terjadi jika kondisi jalan makin parah.(epp/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.