| Jum´at 18-05-2012 |
| Sabtu, 19-05-2012 13:53:53 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 18:03 | | | Nindy dan Astrid Fitting Gaun |
| 21:20 | | | Sore Tamu Ayah, Malam Tamu Aliya |
| 13:51 | | | Jajal Dunia Tarik Suara |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:42 | | | Perbaikan Stadion Kuansing Perlu ... |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 23:34 | | | Harimau Sumatera Sisa 400 Ekor |
PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan
PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i
BOGOR - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari
Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.
Puluhan truk sawit antre terjebak macet karena ada kendaraan yang terperosok di Jalan Lintas Mahato-Rantau Kasai yang rusak parah, Senin (14/11/2011). (Foto: engki prima putra/riau pos)
Perbesar Gambar
PASIR PENGARAIAN - Puluhan truk pengangkut sawit antre sepanjang satu kilometer di Jalan Lintas Mahato-Rantau Kasai Kecamatan Tambusai Utara, Senin (14/11) pagi. Pasalnya, jalan provinsi tersebut makin rusak parah setelah tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Informasi yang dirangkum Riau Pos di lapangan, kemacetan tersebut karena jalan yang belum diaspal itu hancur setelah hujan. Kemacetan makin menjadi ketika salah satu truk terperosok di jalan yang berlubang.
Arus transportasi baru pulih setelah anggota Lantas Polsek Tambusai Utara membantu kendaraan yang terpuruk bersama para supir dan warga setempat. Kanit Lantas Polsek Tambusai Utara Bripka Mardiansyah ikut mengatur kelancaran arus lalu-lintas di jalan provinsi tersebut.
Yusri (25), warga Tambusai Utara mengeluhkan kondisi jalan tersebut kepada Riau Pos, Senin (14/11). Menurutnya, bila cuaca panas, warga yang melintas jalan itu setiap hari menghirup debu yang ditimbulkan pengerasan jalan yang belum selesai. Kondisi ini menyebabkan jarak pandang pengendara kendaraan bermotor terganggu, sehingga sangat rentan terjadi kecelakaan lalu-lintas.
‘’Bila hujan, badan jalan hancur. Akibatnya, kendaraan terpuruk dan terjadi antrean panjang,’’ keluhnya.
Ia mengaku sangat mendukung dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah memprogramkan perbaikan kerusakan jalan provinsi di daerah ini. Namun, ia berharap jalan tersebut segear diaspal sehingga tidak cepat rusak.
Hal senada diakui Kapolsek Tambusai Utara AKP Burhanuddin Majid melalui Kanit Lantas Polsek Tambusai Utara Bripka Mardiansyah yang ditemui saat mengatur arus lalu-lintas di lokasi tersebut. Menurutnya, antrean panjang selalu terjadi jika kondisi jalan makin parah.(epp/rpg)