| Jum´at 18-05-2012 |
| Sabtu, 19-05-2012 13:53:03 | ||
| 15:24 | | | Buaya Makan Manusia Ditangkap |
| 11:36 | | | Esemka Embrio Mobil Nasional |
| 12:57 | | | Perut Buaya Dibelah, Ada Tubuh Bo ... |
| 18:03 | | | Nindy dan Astrid Fitting Gaun |
| 21:20 | | | Sore Tamu Ayah, Malam Tamu Aliya |
| 13:51 | | | Jajal Dunia Tarik Suara |
| 15:12 | | | Ketum KONI Pamer Green PON Riau |
| 09:42 | | | Perbaikan Stadion Kuansing Perlu ... |
| 09:22 | | | Penetapan Calon Wako Pekanbaru Te ... |
| 23:34 | | | Harimau Sumatera Sisa 400 Ekor |
PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan
PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i
BOGOR - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari
Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.
TELUK KUANTAN - Harga karet di Kabupaten Kuantan Singingi terus mengalami penurunan. Padahal sebelumnya harga karet petani itu sempat bertahan diharga Rp16 ribu sampai Rp17 ribu per kilogram selama beberapa pekan terakhir.
Namun sekarang malahan harga karet petani itu kembali turun mencapai Rp9 ribu hingga Rp11 ribu per kilogramnya.
Heri (27), salah seorang petani karet asal Desa Sukaping Kecamatan Pangean kemarin mengaku resah dengan turunnya harga karet ini. Dimana katanya, karetnya terjual seharga Rp9 ribu per kilogramnya.
Namun ia merasa heran, kenapa harga karet itu tidak sama. Misalkan, katanya, di Sukaping harganya Rp9 ribu, kemudian di Desa Pasarbaru Pangean harganya mencapai Rp10 hingga Rp11 ribu per kilogramnya. ‘’Kok bisa jauh beda harganya,’’ tanya Heri.
Sementara itu, Kardius (45), petani karet asal Dusun Remaja Desa Pasarbaru Pangean mengakui karetnya terjual dengan harga Rp10 ribu per kilogram, yang dijualnya Kamis kemarin. Dikatakannya, harga ini kemungkinan akan terus turun.
Di tempat terpisah, toke karet dari Desa Pasarbaru Martoni mengakui harga karet petani terus mengalami penurunan. Menurutnya, sebagaimana informasi yang diperolehnya dari perusahaan karet, kemungkinan besar harga karet akan terus turun.
Kepala Dinas Perkebunan Kuansing H Wariman melalui Kabid Pengembangan Industri Pekebunan Pramudio Nandar yang dihubungi Riau Pos kemarin mengaku turut prihatin dengan kondisi yang dialami para petani.
Menurutnya, naik dan turunnya harga ini semata disebabkan krisis global yang tengah terjadi di Eropa dan Amerika. Sehingga katanya berimbas ke Indonesia. Pihaknya berharap, para petani hendaknya tetap melakukan aktivitas sebagaimana biasa, tentunya juga harus dicari aktivitas lain yang menopang perekonomian keluarga.
Diakuinya, kondisi harga karet yang turun secara drastis akan sangat menyulitkan bagi para petani Kuansing, dan turunnya harga karet ini juga diiringi dengan musim penghujan yang juga menyulitkan bagi petani untuk menyadap karet.
‘’Kita berharap petani tetap melakuan aktivitasnya sebagai pemotong karet, tetapi juga harus mencari usaha lain yang menopang perekonomian keluarga,’’ ujarnya.(jup/rpg))