Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Tubrukan, Penyebab Miringnya Poros Uranus

Minggu, 16 Oktober 2011 20:07 | Teknologi | Redaksi

" Penelitian menyimpulkan bahwa Uranus pernah diguncang oleh dua tubrukan dengan benda angkasa yang lebih kecil lebih dari 4 milyar tahun lalu."

Gambar planet Uranus yang diambil oleh pesawat antariksa NASA, Voyager 2 tahun 1986 (foto: dok.).Foto: Wikipedia Perbesar Gambar

 

PARA pakar astronomi telah lama bertanya-tanya mengapa planet Uranus, planet ke-7 dari Matahari dan ke-3 terbesar dalam tata surya, adalah satu-satunya planet yang poros utara-selatannya miring tajam ke samping, 98 derajat dari garis tegak lurus. Sebagai perbandingan, poros Bumi hanya miring 23,5 derajat, yang memungkinkan kita mengalami musim-musim.

Satu teori populer berpendapat bahwa kemiringan Uranus yang aneh itu adalah akibat tubrukan dahulu kala dengan satu lagi benda sebesar planet.

Namun, skenario ini tidak menjelaskan mengapa bulan-bulan planet es raksasa itu dan lingkaran yang mengitarinya berada pada kemiringan yang sama. Sekarang, tim pakar astronomi internasional mengklaim telah memecahkan misteri tersebut.

Penelitian yang dipimpin oleh Cote d’Azur Observatory di Perancis menyimpulkan bahwa Uranus pernah diguncang oleh paling sedikit dua tubrukan dengan benda angkasa yang lebih kecil ketika Uranus masih sedang terbentuk lebih dari 4 milyar tahun yang lalu.

Para pakar astronomi mengatakan simulasi komputer 'time-lapse' memberi indikasi bahwa benturan pertama sebagian merubuhkan Uranus, dan menciptakan lingkaran pecahan batu-batuan berbentuk doughnut (seperti kue donat atau cincin) di sekeliling planet itu.

Benturan kedua mengakibatkan Uranus sebagaimana kelihatan sekarang – mengorbit Matahari dengan posisi rubuh hampir terbaring. Benturan kedua juga meratakan lingkaran pecahan batu-batuan itu menjadi piringan tipis yang bidang orbitnya selaras dengan khatulistiwa planet tersebut oleh medan gravitasi Uranus yang kuat itu.

Bulan-bulan yang mengorbit Uranus sekarang terbentuk dari kepingan benda-benda yang membentuk piringan yang mengitari Uranus tadi.(voa)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.