Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Warga Pangean Minta Penangguhan Penahanan

Jum´at, 23 September 2011 11:33 | Kuansing | Hukum Kriminal | Riau Pos

TELUK KUANTAN - Pasca penangkapan terhadap tiga orang warga masyarakat Kecamatan Pangean oleh pihak Polres Kuansing, para Pemangku Adat, tokoh masyarakat dan sejumlah masyarakat lainnya dari Pangean mengharapkan supaya dilakukan penangguhan penahanan.

Sudah hampir dua bulan, Martius (42) dan Kemi Sabri (35) ditahan di Ruang Tahanan Mapolres Kuansing.

Peristiwa ini berawal dari dugaan pengrusakan oleh dua orang terhadap salah satu barak atau pondok milik investor perkebunan Linda yang dilakukan jauh hari sebelum Idul Fitri kemarin.

Penahanan terhadap dua orang itu, masyarakat Pangean menginginkan mereka ditangguhkan. Langkah awal penangguhannya, sudah ada jaminan dari Pangulu Nen Barompek Nagori Pangean supaya dua orang pemuda ini ditangguhkan.

‘’Karena sudah tidak terhitung lagi berapa kalinya kami (Pangulu, tokoh masyarakat-red) minta penangguhan penahanan, kami akan menggalang kekuatan yang lebih besar, sehingga kami nantinya bisa menguasai lahan investor milik Linda itu,’’ ujar Koordinator Masyarakat Pangean Viktor Ramadan SH kepada Riau Pos saat ditemui di Mapolres Kuansing, Kamis (22/9).

Viktor yang ditemui di Mapolres Kuansing tesebut mengaku ingin kembali mengurus penangguhan penahanan dua orang anggotanya.

Sebab, menurut Viktor, keluarga dan masyarakat sangat berharap dua orang ini ditangguhkan penahanannya.

‘’Seharusnya kami tidak begitu sulit mendapatkan penangguhan, tapi kenyataannya kami merasa ada kesulitan untuk mendapatkan hak penangguhan tersebut,’’ ungkap Viktor yang juga berprofesi sebagai Pengacara itu.

Kemudian, diakuinya juga, Sabtu (24/9) esok adalah rencana pembicaraan terkait penangguhan penahanan dua orang anggotanya. Jika belum bisa ditangguhkan, pihaknya mengancam akan unjuk kekuatan dengan menguasai lahan milik Linda tersebut.

Kemudian, Kapolres Kuansing AKBP Ristiawan Bulkaini SH yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Dermawan SH pada waktu hari yang sama menjelaskan, sesungguhnya untuk penangguhan tahanan itu adalah hak tersangka. Namun, dikabulkan atau tidaknya permohonan tersangka, itu adalah kewenangan penyidik.

‘’Mengabulkan penangguhan itu kan kewenangan penyidik dengan segala pertimbangan, pendapat dan saran, dari pihak terkait di kepolisian, kalau soal penangguhan, itu memang hak mereka (tersangka-red),’’ jelasnya.

Dikatakannya juga, sesungguhnya berkas dua orang tersangka ini sudah di Kejaksaan untuk diproses.(j)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.