Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Bupati Rohul Ajak Bangun Kampung

Tak Ada Kamus Miskin di Rohul

Senin, 19 September 2011 10:27 | Rokan Hulu | Ekonomi | Riau Pos

PEKANBARU - Bupati Rokan Hulu H Drs Achmad MSi menegaskan tidak ada kamus miskin di Rohul. Kuncinya, jangan malas.

Sebab, pasangan suami-isteri pendodos sawit saja bisa berpenghasilan hingga Rp6 juta per bulan.

Hal tersebut diungkapkannya di sela-sela halal bi halal dan silaturahim Pemkab dan masyarakat Rohul Pekanbaru, di Grand Ballroom Hotel Pangeran, Ahad (18/9).

‘’Kerja mendodos sawit saja Rp100 ribu perhari, sebulan Rp3 juta. Bila suami istri bisa Rp6 juta sebulan, ini sama dengan gaji bupati. Syaratnya tidak malas saja, maka di Rohul masyarakat malu mengambil BLT, karena hanya Rp100 ribu sebulan sementara mendodos Rp100 sehari,’’ ujarnya.

Menurutnya, kemajuan yang dicapai oleh Rohul tidak lepas dari kerja sama masyarakat dan pemerintah. Kerja sama ini, tidak akan didapat bila tidak ada jalinan hubungan baik antar sesama masyarakat.

Maka untuk menciptakan itu, perlu adanya penyambung silaturahim seperti halal bi halal.

‘’Kabupaten yang terbaik akan tercapai apabila ada kerja sama dan visi. Visi tidak akan berjalan tampa kerja keras dan kerjasama antar masyarakat daerah ini. Hendaknya pada kesempatan kita bisa berbagi, bertukar pikiran antara yang dari kampung dan masyarakat yang sudah tinggal di kota. Apa yang terjadi, apa yang harus diperbaiki di kampung kita, disinilah tempat kita menuangkan pikiran,’’ tuturnya.

Untuk kelancaran pembangunan di Rohul, ia secara langsung juga meminta agar Anggota DPRD Riau dari Rohul seperti Suparman SSos, T Azwir SE, dan T Rusli Ahmad agar dapat memperjuangkan APBD Riau untuk Kabupaten Rohul.

‘’Laporan masyarakat ke bupati terus masuk, sementara jika Pemkab yang memperbaiki jalan bisa menjadi temuan negatif oleh BPK karena itu ranah provinsi. Kita harapkan jalan provinsi yang ada dapat segera diperbaiki dan diselesaikan untuk kelancaran distrubusi hasil pertanian kita,’’ lanjutnya.

Di tempat terpisah, tokoh masyarakat Rohul Prof Irwan Efendi mengatakan silaturahim ini penting untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bagi kemajuan ke depan.

Irwan yang juga Kadis Perikanan Provinsi Riau menyatakan siap mendukung kemajuan daerahnya, terutama dalam hal pembangunan dan perbaikan jalan provinsi.(*7/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.