Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Parkir Kota Masih Semrawut

Jum´at, 16 September 2011 14:07 | Pekanbaru | Sosial | Riau Pos

PEKANBARU -  Permasalahan parkir di Kota Pekanbaru tak kunjung teratasi. Contohnya saja di pedestrian Jalan Sudirman yang jelas-jelas diperuntukkan bagi pejalan kaki, tapi tetap saja dipakai untuk parkir kendaraan roda dua.

Anehnya lagi, petugas parkir malah memungut retribusi parkir di pedestrian yang dilarang parkir.

Masalah parkir lainnya adalah di Jalan Pepaya. Jalan yang menjadi jalur alternatif selama pembangunan flyover ini kerap macet karena badan jalan dijadikan tempat parkir. Padahal, Dishub dan Satlantas menyebutkan Jalan Pepaya dilarang parkir.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dihubkominfo) Kota Pekanbaru S Sayuti melalui Kepala UPT Parkir Syaibul mengaku belum mengetahui jika di Jalan Pepaya masih ada praktek parkir.

‘’Kalau tidak salah sudah tidak ada parkir lagi di sana. Jika pun ada, saya kira kendaraan sudah tidak parkir di badan jalan, melainkan parkir di lahan rumah makan,’’ dalih Syaibul kepada Riau Pos, Kamis (15/9).

Pantauan Riau Pos, Kamis (15/9) siang, Jalan Pepaya tepatnya di depan salah satu pusat perbelanjaan masih dijadikan lokasi parkir.

Pada Rabu (14/9) lalu, petugas Dishub memang turun ke lapangan untuk menertibkan parkir tersebut. Namun waktu yang dipilih tidak tepat yaitu antara pukul 08.00 WIB sampai 09.00 WIB. Padahal, pusat perbelanjaan sendiri baru beroperasi pukul 10.00 WIB.

Menanggapi hal ini, Syaibul enggan berkomentar. Ia pun tak bisa menjamin pihaknya akan turun ke lapangan lagi. ‘’Kami sudah koordinasi dengan Satlantas.

Mungkin lahan parkir itu akan kosong setelah ada rambu-rambu nya, rambu-rambunya sedang dibuat dan akan dipasang. Jika rambu sudah terpasang  maka dilarang kendaraan berhenti di lokasi itu,’’ jelas dia.

Ditilang
Lokasi lainnya yang kerap macet akibat parkir semrawut adalah Jalan Soekarno Hatta depan Pasar Pagi Arengka. Tapi sejak beberapa hari lalu, petugas Dishub dan Satlantas turun ke lapangan melakukan penertiban.

Hasilnya, sebanyak 24 unit kendaraan roda dua dan empat yang diparkir sembarangan di Pasar Pagi Arengka ditilang oleh petugas Dinas Perhubungan dan Satlantas Pekanbaru, Kamis (15/9).

Menurut Wira Bhakti, Koordinator Lapangan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru didampingi Iptu Zunaidi dari Satlantas Polresta Pekanbaru selama empat hari dilakukannya penertiban tersebut pihaknya telah menilang sebanyak 24 unit kendaraan, yaitu 11 unit kendaraan roda empat dan 13 unit kendaraan roda dua.

‘’Selama empat hari kita sudah menilang sebanyak 24 unit kendaraan roda empat maupun roda dua,’’ ungkapnya kepada Riau Pos, Kamis (15/9).(ilo/s/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.