Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Dihadang Harimau, Sakit dan Meninggal

Senin, 12 September 2011 08:25 | Rokan Hilir | Lingkungan | Riau Pos

"Persuaan Ibur dengan raja rimba diyakini terjadi di Sungai Segobat yang merupakan perbatasan antara Kubu dan Kecamatan Pasir Limau Kapas. Urung meneruskan kendaraan, Ibur memilih berhenti namun harimau tersebut tetap di tengah jalan."

KUBU - Seorang warga Kecamatan Kubu, Ibur, akhirnya meninggal dunia di RSUD Pratomo, Bagansiapiapi. Ibur dirujuk ke rumah sakit karena beberapa hari sebelumnya, ia diyakini terkena serangan jantung mendadak setelah berjumpa dengan seekor harimau Sumatera dalam perjalanan pulang dari Panipahan kembali ke Kubu beberapa waktu sebelumnya.

Persuaan Ibur dengan raja rimba diyakini terjadi di Sungai Segobat yang merupakan perbatasan antara Kubu dan Kecamatan Pasir Limau Kapas. Urung meneruskan kendaraan, Ibur memilih berhenti namun harimau tersebut tetap di tengah jalan. Akhirnya Ibur meminta bantuan warga terdekat untuk mengusir dan akhirnya harimau melarikan diri ke hutan.

Setelah itu, Ibur kembali melanjutkan perjalanannya ke Kubu. Sayang, pasca kejadian itu,  Ibur jatuh sakit dan dibawa berobat ke RSUD Bagansiapiapi hingga akhirnya meninggal dunia pada Kamis (8/9).

Kapolsek Pasir Limau Kapas AKP Lagomo, Sabtu (10/9) membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun ia juga mengklarifikasi kabar yang selama ini beredar bahwa almarhum meninggal karena diterkam harimau. “Tidak benar itu, jadi kita ingin meluruskan korban tidak meninggal karena diterkam tapi meninggal dunia yang diperkirakan mengalami serangan jantung karena terkejut berjumpa harimau itu,” kata Lagomo.

Dalam kesempatan itu, Lagomo mengimbau agar warga yang menempuh perjalanan jauh, seperti dari Kubu ke Panipahan dan sebaliknya agar tidak melakukan perjalanan pada malam hari. Terutama mengingat kondisi jalan yang masih sulit dilalui dan merupakan kawasan hutan.

“Kita harapkan masyarakat selalu waspada dan bila tidak terpaksa sebaiknya tidak melakukan perjalanan pada malam hari. Sebaiknya juga tidak bepergian sendirian agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Lagomo.

Datuk Penghulu Sungai Kubu H Ridwan Syari, Ahad (11/9) membenarkan adanya kejadian tersebut. “Korban diperkirakan meningal karena terkejut dengan harimau saat mau pulang membeli ikan dari Panipahan untuk dijual ke Kubu,’’  kata Ridwan.

Menurutnya korban sudah lama berprofesi sebagai pedagang ikan dan salah satu tempat memborong ikannya adalah di Panipahan. “Kita berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan kita juga mendoakan agar almarhum diterima di sisi Allah,” kata Ridwan.(*3/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.