Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Harimau Terkam Delapan Pekerja di Inhil

Minggu, 11 September 2011 12:31 | Indragiri Hilir | Riau Pos

PEKANBARU - Diperkirakan sebanyak delapan pekerja perusahaan kayu di Desa Teluk Kabung, Indragiri Hilir diterkam harimau sumatera. Satu diantaranya disampaikan meninggal dunia dan satu orang tengah dirawat di Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru hingga Sabtu (10/9).

Kejadian naas ini beruntut terjadi sejak sepekan sebelum Idul Fitri dan terakhir disampaikan terjadi pada Kamis (8/9). Kepala Desa Teluk Kabung, Fahruddin, Jumat (9/9/11) membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut Fahruddin kejadian pertama terjadi sekitar sepekan sebelum lebaran, empat orang warga Simpang Gaung yang bekerja menebang kayu diterkam harimau pada malam hari saat istirahat di bedeng pekerja.

Menurutnya empat pekerja yang merupakan warga Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung tersebut menderita luka cakaran dan gigitan cukup parah di beberapa bagian tubuh mereka dan sempat dilarikan ke rumah sakit di Pekanbaru.

   “Empat orang warga Simpang Gaung, yakni Imran (38), Kamal (26), Ham (26) dan Man (25) yang diterkam harimau saat istirahat di bedeng milik perusahaan, kejadiannya malam hari. Mereka bekerja di perusahaan kayu,” ungkap Fahruddin.

Salah satu korban yang masih dirawat di RS Eka Hospital Pekanbaru diketahui bernama Budi Priyatna (45). Dari pantauan Riau Pos Budi dirawat di ruangan 5300 lantai V RS Eka Hospital.

Kabarnya harimau mengamuk karena anaknya dimakan pekerja kayu di sana.  “Kita dengar ada pekerja menemukan anak harimau, lalu hewan itu mereka sembelih dan dagingnya di sate, bisa saja itu jadi penyebab harimau itu mengamuk,” jelas Soleh. (*2/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.