Riau

Dewan Pers Terima 511 Pengaduan dari Masya ...

WORKSHOP WARTAWAN: Ketua Komisi Bidang Pengaduan masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudybio (kiri) memberikan arahan dalam workshop Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (16/5/2012).(foto aznil fajri)  PEKANBARU - Dewasa ini pers mengalami krisis kepercayaan publik. Publik bisa banyak pilihan untuk memilih media. Jika masyarakat tak percaya dan

Pekanbaru

Polisi Selidiki Kasus Bocah Dicubit 39 Tem ...

PEKANBARU — Penyelidikan pihak kepolisian terhadap laporan keluarga N, murid kelas 3 salah satu SD yang ada di Kecamatan Limapuluh atas dugaan penganiayaan yang dialaminya terus berlanjut.Dari i

Nasional

Jasad Pramugari Ditemukan Sepotong

BOGOR  - Tim SAR TNI-Polri kembali berhasil menemukan satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kemarin. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu diduga salah seorang pramugari dari

OPINI PEMBACA

Ikhwal Tekad Wali Kota Pekanba...

Saya bermimpi, di kedua sisi sungai Siak dibangun pula kota yang menghadap ke air itu. Sinar rembulan yang menimpa permukaan air tampak menyejukkan dan restoran di kedua sisi sungai penuh pelanggan. Keuntungannya bagi Pemko? Tentu saja PAD.

Baru Lahir Langsung Lantunkan Asma Allah

Telinga Bayi di Meranti Bertulisan Allah

Rabu, 07 September 2011 12:21 | Meranti | Riau Pos
Bayi yang baru lahir telinganya berbentuk tulisan lapaz Allah, Selasa (6/8/2011). (Foto: ahmad yuliar/ riau pos) Perbesar Gambar


SELATPANJANG -Seorang bayi laki-laki di Selatpanjang, Muhammad Dai Iskandar (7 hari) lahir dengan daun telinga bertuliskan nama Allah.

Lebih anehnya lagi, saat pertama kali keluar dari rahim ibunya suara yang pertama kali terdengar dari mulut putra pasangan Dodi Iskandar dan Siti itu menyerukan nama Allah.

Ayah sang bayi, Dodi menyebutkan saat ditemui Senin malam (5/9) mengaku bayinya lahir dengan normal dengan bobot 3,6 kilogram.

Ia menceritakan awal mula proses penyebutan kalimat Allah dimulai dari saat proses pendorongan bayi oleh ibunya saat ngejan atau mendorong melalui tenaga nafas.

Saat itu istrinya sedang berusaha dan berjuang melahirkan sang bayi, dirinya membacakan kalimat Allah secara terus menerus dan berulang-ulang.

Setelah putranya keluar dari rahim ibunya dan pertama kali melihat dunia setelah selama sembilan bulan lebih berada di kandungan, tiba-tiba sontak menyebutkan kata Allah dengan keras dan baru kemudian tangisan khas bayi keluar dari sang anak pertamanya itu.

‘’Sebutan nama Allah cukup keras. Bahkan saat ini sempat terpikirkan untuk merekamnya saat itu sebagai bukti dari kejadian yang tidak biasa itu,’’ aku Dodi.

Setelah mendengarkan nama Allah disebutkan sang anak, dirinya juga sempat takjub sekaligus penasaran di daun telinga sebelah kanan sang anak juga berbentuk tulisan kata Allah. Hal itu hanya terjadi di telinga bagian kanan saja. Sementara sebelah kiri seperti biasa seperti telinga anak-anak bayi kebanyakan.

‘’Kami langsung teringat akan kebesaran Sang Khalik dalam menciptakan umatnya. Dengan kejadian ini, kami berharap anak pertama ini kelak dapat menjadi anak yang shaleh dan tidak meninggalkan ibadah kepada Allah,’’ harapnya.

Dodi yang tinggal di Jalan Kelapa Gading, Selatpanjang itu menyebutkan anak pertamanya itu lahir secara normal pada Senin (29/9) di Klinik Sundari Selatpanjang, pada pukul 10.00 WIB.(emy/rpg)

Komentar

Jadilah yang pertama memberi Komentar
Sudah Daftar ? Silakan Login.
Nama :
*
Email :
*
Kode Keamanan

Komentar :

Tersisa karakter.